Story 1 : Come Back To You

1.1K 22 0
                                        

Shibuya Kyotayose berjalan menyusuri koridor kantor. Sudah hampir delapan tahun dia meninggalkan negara ini. Sekarang secara terpaksa harus kembali karena permintaan dari ayahnya untuk membantu kakaknya diperusahaan yang bergerak dibidang industri film dan musik. Oh ayolah, dia itu lulusan arsitek bukan lulusan seni. Kenapa harus dia?

Shibuya menghela nafas. Dulu dia memang pernah menjadi seorang artis dari usia tujuh tahun. Tapi dia berhenti karena sesuatu hal. Suaranya saat sedang bernyanyi jangan diragukan. Begitu juga dengan aktingnya. Shibuya bahkan pernah memenangkan penghargaan beberapa kali saat menjadi pemain pendatang terbaik, pemeran utama terbaik difilm yang diperankannya dan juga dia pernah memenangkan the female artist. Bahkan masuk nominasi billboard dan the best female singer. Itu dulu saat usianya tujuh belas tahun. Sekarang dia sudah berusia dua puluh lima tahun.

"Semoga tidak bertemu dengannya. Semoga tidak bertemu."

Shibuya melongokan kepalanya. Mengintip kakaknya yang sedang berada diaula. Ternyata disana kakaknya sedang bersama beberapa staff. Sepertinya sedang melakukan beberapa persiapan.

"Kakak."

Ryota Kotayose menoleh dan tersenyum bahagia saat melihat adiknya yang baru saja datang. Dia langsung memeluk adik kesayangannya dengan sangat bahagia. "Shibuya-chan. Akhirnyaaaa."

Shibuya berusaha melepaskan pelukan maut kakaknya. "Lepaskan!!!! Minggir!!!" Dengan kesal Shibuya langsung membanting kakak kesayangannya.

BRAK!!!

"Argh!!! Kau kejam sekali dengan kakakmu ini. Kau sudah tidak mencintaiku."

"Bodoh." Shibuya jongkok didepan kakaknya. Matanya melihat aula yang dulu sering digunakannya dengan teman-temannya untuk latihan. "Apa ada acara?"

Ryota duduk disebelah Shibuya. Mata Ryota melirik mata adiknya yang sepertinya sedang memikirkan sesuatu. "Ada. Tapi bukan disini. Aku hanya mengecek barang yang akan dibawa. Sebaiknya kita ke lapangan. Bantu aku cek sound."

"Hah?!" Shibuya melongo tidak percaya. "Yang benar saja! Kenapa kau tidak sendirian! Hei kakak!" Shibuya menghela nafas karena kakaknya sudah jalan lebih dulu.

Beberapa staff yang menatap Shibuya tersenyum. Karena sudah lama sekali mereka tidak melihat mantan artis yang satu itu. Shibuya memijit pelipisnya. Matanya menatap satu-satu staff yang sibuk. Sampai tidak menyadari ada satu barang yang jatuh.

"Paman, ini jatuh." ujar Shibuya membawa barang yang jatuh.

"Terima kasih, nona. Sudah lama tidak melihat anda." ujar staff itu ramah.

Shibuya tersenyum ramah. "Aku juga sudah lama tidak bertemu paman. Mohon bantuannya paman." ujarnya lalu berlari mengejar kakanya.

Untung saja dia mengenakan celana jeans, blouse dan sepatu sneaker. Tidak mengenakan rok. Shibuya langsung menguncir rambut pendek sebahunya.

***

Setengah jam menuju lokasi mini konser dengan konsep indoor. Shibuya menghampiri kakaknya yang sedang sibuk berbincang dengan pihak event organizer. Setelah kakaknya selesai berbincang, Shibuya langsung menghampir kakaknya.

"Kenapa kau meninggalkanku?!" gerutunya.

"Kau lama. Lagipula kau bawa mobil bukan? Kau makan dulu. Itu aku belikan makanan untukmu. Setelah itu tolong bantu aku." ujar Ryota dengan wajah memelas.

"Aku sudah makan. Itu untuk nanti saja."

"Yasudah sekarang bantu aku cek sound. Suaramu masih bagus 'kan?" canda Ryota dan langsung dapat tatapan membunuh.

Kumpuluan cerita oneshootقصص لتهوسّ بها. اكتشف الآن