apa yang telah kujalani

7 2 0
                                        

Hi nama aku mardianto umur aku 20
Saya akan bercerita setelah itu kalian yang menilai pada akhir karena umur 20 jadi psikolog sangat lah mustahil dan sudah mahir membaca orang? Wow kedengaran beneran bohongan ya, yap bukan bohongan tapi itu kenyataan

Mari kita mulai dari masa kecil

Keluarga aku bisa dibilang sempurna, dari 8 bersaudara aku yang terakhir, bentar 8??!!/Iya bener 8 perlu dikasih lihat buktinya? Gak tertarik kan

Dari urutannya dan kalian banyak berasumsi kalau aku itu anak yang dimanja tapi kenyataan yang dimanja adalah urutan 1 sampai 7 dan aku? Bisa dibilang di isolasikan keluarga

Ada yang bilang kasih sayang orang tua tiada habisnya, ada juga yang bilang bahwa orang tua nggk bakal pilih kasih. Ya seperti yang kalian rasakan orang tua kita melakukan kedua hal itu

Aku di rumah bisa dibilang seperti pembantu sejak umur 5 lebih, karena abang dan kakak mereka selalu menyuruh aku melakukan hal-hal mereka. Bener sih aku gak bakal selalu gitu ada kala malasnya tapi hal yang tak kalian duga itu beneran terjadi, aku di marahi dan dipukul, mengadu mama sebaliknya aku yang salah "kakak itu lebih besar dari kamu apa yang disuruh harus di ikuti dari perintah dia" karena kata itu aku di ancem harus lakukana apa pun itu nyuci piring sekaligus pel dan sapu lantai, pada saat melakukan itu juga harus lari-lari belikan barang yang mereka minta

Mereka jahat? Nggk kok aku kan paling kecil wajar disuruh, gk punya hati? Yang capek bukan mereka dan mereka gak peduli. Kita aja gak peduli sama yang lain apa lagi mereka yang nikmat menyuruh gak akan mikir apa perasaan orang itu

Iya dunia emang begitu kejam dan aku terus bersabar karena menonton tv, dari tv aku belajar membaca , belajar bahasa inggris dan mandarin dan juga dari tv aku belajar menjadi orang baik dan bersabar

Dan teman terbaik adalah seekor hewan dari ini kalian akan berpikir kadang hewan lah yang lebih berkemanusiaan dari pada manusia aslinya

Aku masuk sd umur 7 dibully karena fisik, aku diam aja dan bersabar. Sampai masuk smp masih aja tetap di bully tapi lebih kurang karena mereka bosan hari demi hari lewat, saya memasuki smk aku di dekati sama beberapa orang yang nggk pandang fisik dari mereka aku mulai jadi psikolog

Karena oto tidak tanpa sadar aku selelu mengawasi keluarga dan teman sekolah lama kelamaan aku jadi seorang psikolog dan berkat mereka lah yang membully,yang ber baik hati, yang jahat, yang nggk peduli apapun aku menjadi psikolog

Dari masa lalu yang penuh kesabaran dan kejam juga penuh depressi yang hampir membuat aku bunuh diri aku dibalas sama tuhan dengan memberkati aku sebuah kemampuan psikolog, karena itu jangan mengeluh berlebihan, jangan lupa diri sendiri, jangan iri sama yang lain dan yang penting sabar dan tetap berdoa kepada sang maha kuasa

Dunia ini adil masa lalu kejam berbuah kemampuan psikolog itu sangatlah adil dan aku percaya kalian semua juga bisa sama seperti aku mendapatkan bakat

Percaya atau tidak dan tinggalkan komen tentang opini kalian

Hidup Kita SemuaStories to obsess over. Discover now