Prolog

13 5 2
                                        

   Jari-jari kecil bergerak mengayun kedepan, suara tangisan telah terdengar dari dalam kamar,tangisan itu seakan mengisyaratkan lelaki muda yang tengah menunggu didepan kamar akan segera menjadi seorang ayah. Malam itu bayi kecil lahir dari rahim seorang wanita hebat. Namun, sayang hari itu menjadi hari terakhir bagi si wanita hebat untuk melihat dunia.....

   Kesenangan dan kesedihan bercampur aduk di pikiran dan hati lelaki muda itu ia bahagia kini telah menjadi ayah namun disatu sisi dia sangat terpukul dan sedih karena kekasih hatinya yang sangat ia cintai harus pergi jauh dan menitipkan malaikat kecil bersamanya....

  Malam itu terasa suram bagi sang lelaki muda, dia berpikir bagaimana mungkin dirinya membesarkan malaikat kecilnya tanpa kasih sayang dari seorang ibu. Dia sangat kacau pada malam itu hingga dia berpikir untuk melepaskan malaikat kecilnya kepada orang yang lebih mampu memberikan kasih sayang kepada malaikat kecilnya. Bukan hanya soal kasih sayang yang dia pikirkan tetapi juga perekonomiannya yang sempit ditakutkan tak dapat mencukupi kebutuhan bagi malaikat kecilnya ketika kelak ia tumbuh menjadi gadis dewasa. Akhirnya sang lelaki muda menemui majikannya untuk meminta pertolongan dan solusi terhadap permasalahan yang tengah ia hadapin......

   Melihat lelaki muda itu sangat terpukul akhirnya sang majikan memberikan tawaran agar ia yang membesarkan malaikat kecilnya. Hal itu disebabkan karena sang majikan takut kelak ketika malaikat kecil telah menjadi gadis dewasa dia tak dapat menerima keadaan yang memilukan ini didalam kehidupannya . Mendengar alasan itu dari majikan nya sang lelaki muda menerima tawaran dari sang majikan untuk membesarkan puteri kecilnya.........

"Bagaimana surya? Apakah kau menerima tawaran dari ku??" Ujar sang majikan.

"Hmmm aku masih bingung tuan tapi aku tak punya pilihan lain selain memberikannya padamu tuan, lagi pula kau adalah orang baik , aku merasa tenang apabila dia bersamamu." Jawab sang lelaki muda.

"Kau benar surya. Irwan tuan mu ini tak akan membuat kehidupan bagi malaikat kecil mu ini terasa berat aku berjanji padamu" ujar ibu Rini istri dari sang majikan

"Aku percaya padamu tuan tapi aku memiliki satu permintaan sebelum aku meninggalkan puteriku ini" pinta sang lelaki muda.

"Apa itu?? Pinta lah, aku akan mengabulkannya bila aku bisa" tanya sang majikan.

"Aku ingin memberikan nama pada malaikat kecilku, nama yang ingin aku berikan adalah Luna karena ketika ia lahir langit sedang bulan purnama dan cahaya yang terpancar dari wajahnya bagaikan bulan dimataku" jawab sang lelaki muda.

"Tentu saja! itu nama yang indah, surya aku setuju dengan mu" jawab sang majikan.

"Baiklah tuan aku ingin pamit, tapi sebelum aku pergi aku ingi bicara pada Luna" ujar sang lelaki muda.

"Baiklah, silahkan kau bicara kepada Luna"jawab sang majikan.

"Hai nak, ayah ingin pamit, disini jagalah sikapmu, jangan menyusahkan tuan Irwan dan nyonya Rini, jadilah anak yang santun. Sebelum ayah pamit, ayah memberikan kamu kalung ini sebagai tanda kasih sayang ayah pada mu nak, kelak ketika dewasa ayah tau kamu akan menjadi gadis yang cantik sama seperti bunda...." ujar sang lelaki muda kepada Luna dengan tetesan air mata.

  Melihat lelaki muda itu sangat terpukul istri dari sang majikan (nyonya Rini) menangis meneteskan air mata. Ia tau bagaiman rasanya melepaskan anak tercinta kepada orang lain.....

Dimalam itu sang lelaki muda (Surya) pergi meninggalkan Luna kecil dirumah majikannya (tuan Irwan) dengan penuh rasa sedih dan bersalah.......

Give voment
By:hardianokta14

So guys cerita ini lebih condong ke permasalahan keluarga yang sedang di hadapi Luna, tapi nanti bakalan aku selipin sedikit tentang kisah cinta si Luna supaya bagi kalian para bucin gak malek-malek amat baca nih cerita:)). Oh iya aku mau tanya menurut kalian untuk next episode kita bahas Latar belakang kehidupan keluarga Luna atau tentang dunia pertemanan Luna????? Tolong bantu jawab yaaaaa xoxo

UnperfectWhere stories live. Discover now