lembut sentuhanmu
dikala sendu
batin yang mencekam
ketika melihat jatuhnya air matamu
sungguh ahli dalam menutup luka
luka
yang sudah menyeruak
darimu aku mengerti
bahwa hidup yang keras
dihadapi dengan keikhlasan
teruntukmu
ini bukanlah hari yang istimewa
tapi
tepat dihari ini
terucap sudah ungkapanku
yang setahun
kupendam malu
sabtu, 22 desember 2018
teruntukmu mama
YOU ARE READING
Pendam
Poetry#7 in karya seni, 27 mei 2018. bermain dalam sajak menjadi kegemaranku dalam rasa-
