Di pagi yang cerah, aku pergi sekolah dengan berjalan kaki. Hy.. Namaku elis, aku seorang gadis yang lebih suka menyendiri mungkin terlihat aneh, tapi aku mulai suka menyendiri karena kenangan masa lalu yang benar benar aku benci hingga saat ini. Hari ini adalah awal aku masuk SMA.
Kringgg.. bel masuk berbunyi, ku berjalan melewati setiap kelas yang ada. Aku mengelilingi sekolah hanya untuk mencari kelas IX B tpi tak kutemukankutemukan juga. Setiap perjalanan emosi ku mulai meluap sampai aku tertabrak oleh seorang remaja laki-laki. Tetapi bukan nya menolong dan minta maaf melainkan dia menertawakan ku. Aku kemudian bangkit dan langsung ingin memukulnya tapi kemudian aku teringan akan kelas yang belum ku temukan juga. Aku kemudian pergi meninggalkanya.
Tak begitu lama akhirnya aku menemukan kelasnya yang ternyata tepat berada di sebelah perpustakaan dan papan kelas tertutup oleh pepohonan."akhirnya ku temukan kau kelas, haa. Sial padahal aku sudah melewati tempat ini dua kali tapi kenapa baru ketemu, dasar hari yang sial. " Gumam ku yang penuh emosi.
Aku kemudian masuk dan mencari tempat kosong. Aku melihat sekeliling, terdapat tempat kosong dekat jendela. Saat aku ingin duduk terlihat remaja laki-laki yang tadi menabrak ku sedang tertidur di mejanya. Lagi-lagi niat ku untung memukul di halangi oleh datangnya guru. Aku pun duduk siap dengan perasaan masih kesal. "Sial.. Sial.. Ada apa sih hari ini sudah terjatuh, mengelilingi sekolah dia kali hanya untuk mencari kelas, dan sekarang aku satu kelas dengan laki-laki yang menabrak ku, sial.. "Gumam ku dalam hati
Kringgg..
Jam istirahat berbunyi, aku mengeluarkan kotak bekal ku dari tas. Aku membuka kotak bekal dan terlihat dua potong roti dan susu vanilla. Saat aku ingin mengambil roti itu, laki-laki yang menabrak ku tadi mencuri sepotong roti dari kotak bekal ku dan lari. Aku terkejut dan merasa semakin kesal.
Setiap pelajaran dia selalu mengganggu ku dan amarah ku semakin meningkat. Tapi amarah itu mereda saat bel pulang berbunyi. Aku sangat bahagia saat mendengar suara itu karena bisa terbebas dari hati yang sial ini. Aku kemudian pulang dengan berjalan kaki. Saat aku sampai dekat jembatan tiba-tiba 3 orang preman memberhentikan ku. Preman preman itu menggoda ku terus menerus, aku ingin lari tapi aku sudah di kepung. Aku benar-benar takut, sampai.
Maaf bila ada kesalahan.
Berikan saran bila ada yang kurang😁😁
Terimakasih 🙏
Jangan lupa vote dan komen
YOU ARE READING
memories
Teen FictionApa arti persahabatan? apa seseorang yang menjatuh kan temannya untuk kesenangannya sendiri atau hanya kebohongan untuk memanfaatkan seseorang. Hal ini yang terjadi pada elis
