Ini adalah cerita,,,cerita tentang kehidupanku yang sangat rumit,begitu rumit sampai akupun tak mengerti,apa yang harus ku lakukan.kalian tau aku berada dimana?mungkin kalian akan menebak bahwa aku berada di teras sambil menulis surat.tapi,kalian salah,kali ini,untuk kali ini,aku berada dikamar sendirian dengan lampu yang dimatikan dan tirai yang sengaja kubuka.sudah pagi?iy memang sudah pagi,cahaya matahari menembus kamarku yang begitu gelap dan terlihat aku yang sedang mengurung didalam kamar.aku menekukkan lututku dan menundukkan kepalaku.
Lalu ku angkat kepalaku—dengan mata sembab dan kaki yang terhuyung.ku coba untuk berdiri ke meja yang berisi buku-buku tebal dan tipis tepat disamping kasurku.ku ambil buku tipis yang telah kutulis sampai bukuku habis.kalian tau apa yang kutulis?.
Kalian menebak kehidupanku,yak benar aku menulis kehidupanku dibuku yang kecil dan tipis.dari awal hingga akhir.aku memandang buku itu,ku elus cover depannya.gawat,,,air mataku keluar lagi.
Melihat covernya saja sudah membuatku menangis apalagi kalau aku membacanya.mungkin aku sudah mengobrak-abrik seperti orang gila.
Ku usap berapa kali pun percuma.lalu ku taruh buku itu dan aku beralih pada kertas-kertas berlipat dikardus bawah kasurku.aku menariknya keluar lalu kubuka isinya.kertas-kertas yang sudah banyak kukumpulkan—berapa tahun aku mengumpulkannya?seingatku sudah sejak SMA aku menulis surat-surat ini dan sekarang umurku 26tahun.sebenarnya bukan satu kardus saja tapi puluhan kardus berada dikamar ku.
Kamarku menjadi sempit,sangat sempit karna terisi kardus dengan surat kecil untuknya.cerita tadi baru ku taruh sedikitnya,kalau kalian penasaran maka kalian harus baca keseluruhannya.
YOU ARE READING
Ku Tulis Surat Kecil Untukmu
RomanceAku melakukan kesalahan besar,hingga suatu saat hidayah datang padaku.
