Start

69 9 4
                                        

Happy reading!

...

Dering di ponsel membuat Freya atau yang biasa disapa Yaya mendecak kesal. Meski pun waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam, perempuan itu tetap terjaga karena lusa sekolahnya akan mengadakan ujian. Tetapi ponselnya itu terus saja mengganggu dengan notifikasi yang masuk satu persatu.

Freya pun mengalah dan memilih membuka ponselnya,beberapa pesan masuk dari grup kelas.

Inshallah berkah

Intan
Woi besok yang seruangan sama gua awas aja pada budek mendadak

Jihan
Ruangan mana aja nih?

Kris
Kaya biasa, absen 1-17 sampe ruang 20 sisanya di ruang 21

Hilmi
Beda yang punya gebetan anak osis, gercep dapet info.

Kris
Mau tau tntang kesehatan juga? Gua ada gebetan anak pmr nih..

Banyak stok, khusus buat ukk

Bayu
Itu cewek yampun bukan indomie pake di stock segala

Freya
Bukannya belajar malah ngurus jodoh, berasa otak isinya kaya albert einstein semua kali ya

Begitulah Freya, perempuan itu memang terkenal dengan candaan yang pedas tetapi untung seluruh teman kelasnya sudah mengetahui perilakunya sehingga tidak akan ada yang merasa tersinggung.

Selang beberapa detik setelah Freya membalas, grup kelas langsung ramai seketika. Biasanya memang Freya yang selalu membuat grup kelasnya penuh akan chat dari dirinya tetapi karena sekarang sedang ujian, Freya memilih untuk membalas sebutuhnya saja.

Intan
Beda gengs yang udah punya jodoh, jadi marah marah

Jihan
Tumben lo rajin, biar ga keliatan bego duduk sama mantan ya?

Mata Freya membelalak saat membaca pesan yang masuk.

Sekolah Freya itu memang selalu mencampurkan tempat duduk muridnya saat ujian, biasanya akan dipasangkan seperti senior dengan junior agar tidak ada kecurangan saat mengerjakan kertas ujian, karena soalnya pun berbeda. Tetapi membaca pesan dari kawannya itu Freya merasa terkejut, pasalnya Freya hanya memiliki satu mantan kekasih yang satu sekolah dengannya dan itupun satu tingkatan.

Freya
Kalo mau ngerjain gua coba pikir dulu deh, mantan gua satu angkatan. Sedangkan kita biasanya duduk sama ade kelas.

Kris
Ye, makannya kalo punya hp tuh gunain. Bukan buat ganjel pintu doang

Kris
Sent picture (urutan duduk peserta ujian)

Hilmi
Mampus duduk sama mantan paling lama lagi

Freya
Kok bisa sih?! Kan soal ipa ips sama, cuma beda lintas minat doang. Nanti lo semua gampang nyonteknya dong!!

Jihan
Ih lo hidup dimana si sampe gak tau info. Kan semenjak guru ipa ips beda hampir semuanya, jadi soal ujian juga bakal dibedain.

Freya kehabisan kata-kata. Mood belajarnya pun hilang seketika.

Jangan katakan bahwa Freya hiperbola hanya karena akan duduk dengan mantan kekasihnya yang hampir satu tahun tidak menyapa satu sama lain. Freya sebenarnya tidak mempersalahkan itu. Hanya saja teman sekelasnya pasti akan membuli habis-habisan.

Untung saja Arkan salah satu teman Freya yang terkenal dengan si tukang gosip itu tidak akan sekelas dengannya nanti.

Freya
Buat ujian nanti pokonya yang mojokkin gua, gakan gua kasih contekan.

Hilmi
Bodo amat, masih ada mas google

Kris
Bodo amat, masih ada mas google (2)

Arkan
Waw duduk sama sohib gua tuh

Pesan terakhir yang muncul hanya Freya baca saja. Sudah malas jika nama Arkan muncul, semua akan kalah jika berdebat dengan lelaki itu. Meskipun Arkan teman dekat Freya juga tetapi lelaki itu lebih dekat dengan mantan kekasih Freya, dan itu kabar buruk baginya.

Dengan keadaan mood yang tidak baik, Freya memutuskan untuk kembali belajar dan melupakan fakta bahwa ia akan dijadikan bahan candaan temannya.

Baru akan meletakkan ponselnya kembali di rak meja belajar, satu buah pesan di whatsapp dnegan nomor tidak dikenal masuk memenuhi notifikasi.

089612366xxx
Rey, untuk satu minggu kedepan, kita damai dulu ya.

Freya memejamkan matanya lalu menghembuskan nafasnya kasar. Tangannya membuka pesan tersebut, tidak ada niatan untuk membalas.

Dia sudah tahu siapa yang mengirim pesan,karena hanya satu orang yang memanggilnya seperti itu.

Siapa lagi jika bukan mantan kekasihnya.

***

ex-chairmateWhere stories live. Discover now