12 desember yang kelam.
Aku dan Gilna hanya bisa meratapi jasad kedua orangtua Gilna.Ayahku,ayahku yang sudah kehilangan akal itu sudah membunuhnya.Membunuh kedua orang tua kekasihku,Gilna.
"Ayah,kumohon jangan dekati Gilna.Kumohon.Kalau perlu bunuh saja aku.Jangan bunuh Gilna.Aku sangat mencintainya." Ucapku dengan nada putus asa.
"Ayah kan sudah bilang kepadamu.Apapun yang membuat mu menjadi lemah,ayah akan memusnahkannya.Dan dia,dia telah membuat mu menjadi lelaki lemah! Membuat dirimu tidak patuh lagi kepada ayah mu! Sudah minggir kau,aku akan menghabisi kekasih tak berguna mu ini!"
Ayahku perlahan mendekati Gilna, tapi aku berusaha untuk melindungi dia dari monster gila itu.
"Sudah Cukup HENTIKAN AYAH! HENTIKAN! kumohon ayah.Apakah membunuh kedua orangtua Gilna belum cukup bagimu? Membunuh wanita-wanita yang tidak berdosa dan tidak bersalah tidak cukup bagimu? MENGAPA KAU ADALAH AYAHKU? MENGAPA MONSTER PSIKO GILA SEPERTIMU INI ADALAH AYAHKU? KENAPA?"
Aku sudah tidak tahan untuk mengeluarkan air mata,aku sudah sangat tidak tahan melihat kelakuan ayah ku ini.Dan perlahan ayahku mulai menarik kerah seragamku dan mendorongku hingga badanku menyentuh dinding dengan keras.
"BERANI-BERANINYA KAU MENGATAKAN ITU KEPADA AYAHMU VARO.BERANI-BERANINYA KAU!!" Palu yang ia pegang sudah diangkat dan sebentar lagi akan menyentuh kepala berhagaku ini."CUKUP PAMAN!HENTIKAN! JANGAN SAKITI CHEVARO! BUNUH AKU SAJA!" Ucap Gilna dengan nada menantang.
"LARI GILNA.LARI TINGGALKAN AKU.BIARKAN AKU DISINI.AKU TIDAK SANGGUP BILA HARUS MELIHATMU MENDERITA SEPERTI INI GILNA.KUMOHON PERGI DARI SINI." aku sudah tak kuasa menahan tangis.Aku sangat tak tahan melihat dia menderita,apalagi karena ayahku sendiri.
Aku benci ayahku.Aku benci MALAM ITU.
###
YOU ARE READING
That Night.
RomanceKenapa kau adalah ayahku? Kenapa monster seperti mu adalah ayahku? KENAPA?!
