hadirmu mengingatkanku,
akan semua luka yang kudapat
di hari lalu,
bagaimana bisa aku tetap bertahan?
sementara batinku habis terguncang
dan ku berpasrah pada keadaan?
bukankah seharusnya aku dapat berfikir tentang
semua yang menimpaku,
dan melukai batinku yang seharusnya tenang?
ku terdiam kaku disela sudut penglihatanmu,
kau menatapku namun sama sekali tak menganggapku ada,
sebegitu tak pentingnya kah diriku?
jika cinta memang bijaksana,
jika dewa cinta memang melemparkan anak panahnya,
mengapa seni itu tak tertoreh pada jiwamu yang kosong?
kugambarkan dengan baik setiap detik ku memelukmu,
dengan serpihan keabadian seni dalam sebuah pelukan,
hangat.
kumohon, kembalilah dalam sonata yang sama,
dalam nada yang sama,
dalam nyanyian yang sama,
kutunggu kau disana.
-finousze-
YOU ARE READING
Tentang Rasa
ChickLitkupersembahkan untuk hati, yang berhasil membuatku jatuh karenanya. hadirnya mengajarkanku akan mahligai cinta yang tak ternilai harganya, sebuah torehan inspirasi. sebuah kumpulan kalimat yang semoga kau bisa mencernanya. #4035
