One

28 4 1
                                        

━━━━━━༺۵༻━━━━━━
Putar video diatas
biar lebih berasa
baca ceritanya!
━━━━━━༺۵༻━━━━━━


Pindah ke lingkugan baru kadang membuat kita merasa asing. Begitu juga dengan ku.

Aku baru pindah dari rumah lama ku ke rumah yang baru. Dimana lebih banyak terdapat hutan dari pada pemukiman sehingga membuat lokasi rumah baru ku ini sedikit... Kau tau.. Agak menyeramkan.

Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Membantah pun tak bisa. Toh, jika aku membantah kami akan tinggal dimana?

Setidaknya rumah ini lebih besar dari pada rumah kami yang dulu, ada 3 lantai di rumah ku ini.

Di lantai pertama letak ruang tamu dan dapur. Lantai kedua ada ruang keluarga, ruang bermain, dan beberapa kamar tamu. Lantai ketiga ada 5 kamar dan gudang.

Benar-benar rumah impian! Tapi anehnya, rumah sebesar ini bahkan harganya begitu murah. Juga letaknya kenapa harus di tempat yang penuh dengan hutan seperti ini? Jelas-jelas ini rumah mewah yang seharusnya berada di tengah-tengah kota, bukan di tempat kota kecil seperti ini. Mungkin masih pantas di sebut dengan desa karena lebih banyak hutannya dari pada pemukimannya.

Karena lelah menyusun barang-barang ku. Aku memutuskan untuk beristirahat dengan bermain ayunan di halaman.

Hari ini tidak mendung, tidak juga panas, mungkin bisa disebut dengan berawan.

Hembusan angin terasa begitu horror ketika aku mulai mendorong ayunan. Namun tetap nyaman dan menyegarkan, hanya saja sedikit merinding saja.

Jika di lihat-lihat dengan teliti. Hutan di sebelah rumah ku sedikit aneh. Ada asap-asap berwarna biru, pohon-pohonnya pun berbaris dengan rapi seolah hutan ini sengaja di buat untuk melindungi sesuatu, bahkan daun-daunnya saja jatuh begitu lama walaupun angin kencang. Tidak jatuh kesamping, atau melayang-layang. Namun daun dari pepohonan itu jatuh lurus kebawah.

Belum lagi asap-asap berwarna biru yang beterbangan sana sini membuatku semakin takut, namun terselip rasa penasaran di hatiku.

Srek srek srek srek

Semak belukar di sebelah ku bergerak! Astaga!

Aku mencoba tenang, mencoba untuk tidak berteriak dan memperhatikan semak belukar itu dari kejauhan

Srek srek

Semak belukar itu masih bergerak-gerak. Belum ada tanda-tanda sesuatu didalamnya ingin keluar.

Srek srek srek

Terus bergerak, dan akhirnya berhenti bergerak. Karena penasaran aku turun dari ayunan ku dan berjalan menuju semak belukar tersebut.

Beberapa langkah lagi hampir sampai. Sesuatu melompat dari dalam semak belukar membuat ku kaget dan refleks terjengkang kebelakang.

"Ouh" rintih ku pelan sembari mengusap-usap pantat ku yang sedikit sakit lalu kembali berdiri untuk melihat apa tadi yang melompat.

Dan yang aku lihat adalah seekor kelinci. Kelinci aneh, tidak maksudku bukan bentuknya yang aneh. Bentuk dan postur tubuhnya sama seperti kelinci biasanya. Namun apa ini? Kelinci ini memakai baju layaknya manusia!

"Follow me" dan jika tidak salah aku juga mendengar kelinci ini berbicara berbisik. Oke aku harap ini hanya mimpi.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 28, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

❦Magic Wonderland❦Stories to obsess over. Discover now