Hai semua... kenalin, namaku Kwon Yoora. Aku adalah mahasiswa semester ketiga di Seoul National University.
Disini, aku bertemu dengan dua orang sahabat... Mereka adalah Jeon Sara dan Park Ara. Ya, kami bertiga sama-sama memiliki nama yang berakhiran dengan 'ra'. Tapi selebihnya, kita adalah orang-orang yang menjalin pertemanan di tengah perbedaan..
Selain memiliki status sebagai seorang pelajar, aku juga memiliki status pekerjaan lain... Aku bekerja sebagai manajer boyband idol dari sebuah agensi bernama Moonlight Entertaiment.
Penasaran, gimana caranya aku bisa jadi seorang manajer dari boyband yang lagi naik daun??? Begini ceritanya...
FLASHBACK ON
Saat itu, aku sedang kebingungan soal masalah keuangan... Aku butuh biaya untuk mendaftar kuliah, tapi keluargaku sedang menghadapi bencana. Bisnis keluarga yang menjadi sumber utama pemasukan kami terpaksa gulung tikar karena menjadi korban penipuan...
Ayahku sebagai pemimpin perusahaan mengalami syok berat... Ibu berusaha untuk menenangkan kami semua... Mereka berusaha mencari lapangan kerja baru untuk membiayai sekolah adikku yang masih SMP dan akan segera masuk ke SMU. Mereka juga harus mempersiapkan modal untukku yang akan segera lulus SMU dan memasuki dunia perkuliahan...
Aku yang tidak bisa hanya berdiam diri melihat mereka bekerja susah payah merasa perlu mencari pekerjaan paruh waktu yang bisa mencukupi setidaknya kebutuhanku sendiri. Apalagi jika aku bisa membiayai adikku dan kedua orangtuaku juga.
Aku berjalan dengan sedikit melamun memikirkan semua masalah ini. Ketika kemudian aku tersadar karena mendengar suara motor yang dikendarai dengan cepat. Selang beberapa detik kemudian, motor itu menabrakku dan aku jatuh pingsan...
Ketika aku tersadar, aku melihat seorang dokter yang berbicara pada sepasang kekasih, mungkin?? Dari tatapannya yang sedang khawatir dan gugup, sepertinya merekalah yang menabrakku.
Setelah sang dokter pamit undur diri dan keluar dari ruangan ini, salah seorang dari mereka membalikkan badan sambil memegangi kepalanya. "Ah.. bagaimana ini?? Kenapa oppa* ngebut dijalan yang sempit seperri itu!? Kalau keluarganya nuntut kita, gimana?? Gimana kalau..."(Kakak laki-laki untuk perempuan) perkataan gadis itu terpaksa berhenti ketika pria yang bersamanya meletakkan jari telunjuk didepan bibirnya. Mengisyaratkan gadis itu untuk tenang...
"Kita tunggu saja sampai dia sadarkan diri. Dokter juga sudah mengatakan bahwa dia akan baik-baik saja, kan? Dia hanya mengalami luka ringan dan pingsannya hanya karena syok sewaktu tertabrak... tidak ada yang perlu dikhawatirkan... kita tunggu dia sadar, kita minta nomor keluarganya, kita hubungi mereka, kita jelaskan keadaannya, kita tegaskan bahwa kita yang akan membiayai pengobatannya sampai dia sembuh total, oke?? Kamu tenang dulu, panik nggak bisa bikin semua yang terjadi selesai gitu aja, kan?"
"Jeogi*... tolong jangan katakan apapun kepada keluargaku, kami sedang dihadapkan dengan masalah bisnis yang cukup serius, aku tidak ingin membuat mereka lebih kesusahan lagi..."(Permisi atau maaf), ucapanku sontak membuat mereka menoleh dan terkejut. Gadis itu langsung menghampiriku, "A, apa kau baik-baik saja? Ma-maafkan kami, kami salah, kami akan membiayai pengobatanmu, dan kami tidak akan melakukan itu, tapi kalau kau punya keluhan lain, kau bisa menghubungi kami. Ini kartu namaku, dan ini milik oppa.." tutur dia panjang lebar...
Aku memerhatikan kedua kartu nama yang sudah ada di genggamanku. "Jeogi, apa kalian sepasang kekasih? Dan, sepertinya kalian memegang jabatan yang penting di perusahaan yang sama...".
Mereka saling berpandangan selama beberapa saat. "Ani*, dia adikku. Lebih tepatnya, adik angkatku, jadi nama marga kami berebeda. Keluarganya menyelamatkanku dari bencana kebakaran besar yang merenggut nyawa seluruh anggota keluargaku, di salah salah satu sudut kota Seoul. Mereka menitipkanku di panti asuhan sebelum akhirnya, mereka memutuskan untuk mengambil hak asuhku. Geunde, apa masalah bisnis yang kamu maksud tadi? Bisa kau jelaskan pada kami? Mungkin kami bisa membantu... Tentunya kalau kamu bersedia dan tidak keberatan..." (Tapi)
KAMU SEDANG MEMBACA
Nawa Alpha
Teen FictionCerita tentang keseharian seorang Kwon Yoora. Mahasiswi beasiswa di SNU dan seorang manajer dari Alpha. Boygroup K-Pop idol yang baru debut dan sedang naik daun. Sibuk, lelah, stress??? Pastinya! Apalagi kalau sudah berhadapan dengan tugas kampus ya...
