Malam selalu menjadi biksu sejati rinduku terhadap dirimu
Tak ingin terlepas dalam belenggu waktu yang kian menghantam relung jantungku
Hingga kutak sadar bahwa organ dalam jiwa ini telah terkikis dengan seiringnya waktu
Yang mengakibatkan hati ini kebas dengan segala perihal rindu tentangmu
Yang tak pernah dapat, dan bahkan takkan pernah tersampaikan kepadamu
Jika suatu saat nanti dirimu melihat bahwa relung jantungku masih berdetak
Ketahuilah...
Bahwa dalam setiap detak dalam jantungku
Adalah bukti bahwa kerinduan yang bertahta dalam relung jantung ini
Masih bertahan dan bertahta dalam kesendirian yang tak tertandingi
Malam, 14 November 2018
YOU ARE READING
Jejak Tentangmu (Hiatus)
PoetryHanya sebuah surat yang tak pernah tersampaikan untukmu. Yang terjebak dalam labirin waktu, tanpa berniatpun untuk memberitahukan perihal tentangmu yang masih tersimpan rapi dalam detak waktu.
