2

15 2 0
                                    


Disebuah cafe yang sangat ramai, terlihat seseorang yang sedang duduk merenung manantikan seseorang,

"hey dy, maaf yah nunggu lama " ucap reila yang baru saja datang dan langsung mengambil tempat duduk di depan ildy.

"ya, no problem" balas ildy tanpa semangat

" kenapa dy, tumben loe ngajak gua ketemuan ??, loe gak mau flashback sama gua kan ???" Tanya reila dengan nada berguraunya

" enggak lah gila loe, gua udah cukup punya Rachel, dan loe tau kan gua sayang banget sama dia " balas ildy sungguh sungguh

" iya gua tau kok, terus ada apa???"

" rei, Rachel kenapa yah sama gua, dia cuek banget sama gua, apa dia marah? Terus kalo iya salah gua apa ???" tanya ildy pada reila berharap dia punya solusinyaa

" kenapa yah dy, terakhir waktu birthday party gua biasa ajah " jawab reila seadanya

" hah gua tau dy, aduh maafin gua yah dy pasti ini semua gara – gara gua deh "

"maksud loe???" tanya ildy tak mengerti

" iya loe tau kan dia orangnya cemburuan dan langsung berfikir yang enggak enggak??"

" yah kadang – kadang sih "

" nah kmaren gua cerita tentang hadiah yang elo kasih ke gua, aduh maaf yah dy semua gara gara gua "sesal reila dan terus meminta maaf pada ildy

"ya ampunn, Rachel.. slow ajah kali rei loe gak salah kok "

"yaudah gua saranin elo buruan jelasin deh sama Rachel, kalo hubungan loe masih mau berlanjut sama Rachel " saran reila pada ildy

" sip, gua udah punya rencananya"

"sip, sukses yah dy " balas reila dengan senyum tulusnya sebagai sahabat, yah memang semenjak hubungan mereka berakhir, mereka memutuskan untuk menjadi sahabat baik.

Namun tanpa sepengetahuan mereka ada sepasang mata yang melihat mereka dengan perasaan hancur, yah Rachel yang tak sengaja melewati cafe tersebut melihat kebersamaan ildy dan reila yang terlihat sangat bahagia, " bener dugaan aku dy, kamu masih cinta sama reila , mungkin pilihan aku bener, aku bakal buat kamu bahagia sama pilihan kamu" tak terasa air matanya menetes atas perasaannya yang hancur saat ini.

***

Sore ini taman terlihat sangat ramai para pengunjungnya ada yang tamasya bersama keluarga kecilnya, ada yang memadu kasih, bahkan ada yang hanya ingin lewat saja, disini di bangku panjang Rachel menunggu seseorang yang akhir akhir ini membuat hatinya jungkir balik, namun tiba-tiba ada setangkai mawar merah dihadapanya.

"beautiful flower for beautiful girls in my heart " ucap ildy seromanti mungkin

" makasih" jawab Rachel tetap dingin

" gimana kamu udah mau cerita sama aku " tawar ildy

" yah aku udah putusin, selama ini kita bareng aku ngerasa gak cocok sama kamu " ucap Rachel to the point .

" hei..hei ngomong apa kamu bie, hei kita cocok banget loh, kamu kenapa kalo aku salah tolong ngomong looh, jangan kayak gini " ucap ildy seraya menggenggam tangan Rachel

"maaf dy, aku rasa kita cukup sampai sini ajah " ucap Rachel langsung berlari meninggalkan ildy.

" hel, sayang tunggu " tanpa menunggu ildy langsung mengejar Rachel

Namun ketika ildy menyebrangi jalan , dari arah kananya melintas mobil yang berkecepatan tinggi.. Aagghhhhh.... dengan sekejap mata, tubuhnya sudah tertabrak oleh mobil tersebut mendengar teriakan ildy Rachel langsung memalikan badanya, seketika nafasnya tercekat melihat kekasihnya berlumuran darah.. " ildyyyyyy... " teriaknya yang langsung menghampiri tubuh ildy yang terkapar di jalan raya.

" Rrrac..h.ee..ll " panggil ildy terbata bata

" iyah dy kenapa, maafin aku, aku terlalu egois, aku gak mau denger penjelasan kamu dulu" ucap Rachel dengan air mata yang membanjiri wajahnya

" e..engg..ak, s..mua in..i salah aku jj..u..ga "ucap ildy yang berusaha memberikan senyuman manisnyaa

" aku Cuma mau

" kalung? " tanya Rachel heran , ildy mengeluarkan kalung dengan inisial IR yang sangat indah

" iyahh, Happy Aniversary sayang" saat itu juga ildy memejamkan matanya tak sadarkan diri

" ildyyyyyy" teriak racchel mencoba membangunkanya

"pak tolong pak, bawa kami kerumah sakitt " ucap Rachel pada orang orang yang mengerumuni mereka sekarang.

" iya ayo ayo bawa mereka, sebelum nyawanya tidak bias tertolong" ucap salah satu dari mereka

***

Bau obat obatan sangat menusuk indra penciumanya ildy, saat ia pertama kali membuka matanya. "enggghhh ... "

" dy, kamu udah sadar ? " tanya Rachel ketika mengetahui ildy sudah sadar

"bie, aku dimana ?" tanya ildy binging

"kamu di rumah sakit sayang" ucap Rachel lembut seraya mengusap kening ildy

" bie, kamu maafin aku ? " tanya ildy yang seakan sadar kejadian sebelum insiden kecelakaan tersebut

" iya aku maafin kamu " jawab Rachel dengan tulus

" makasih yah bie, kamu udah mau kasih kesempatan kedua itu buat aku "..

" thanks dear , you is number one in my heart " ucap ildy tulus seraya mengecup tangan Rachel.



hei..hei.. udah selesai guys short storynyaaa...

semoga suka yahhh, please saranya..

dont forget vote and comment guys..

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 14, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

KESEMPATAN KEDUAWhere stories live. Discover now