Prolog

56 1 1
                                        

Seorang perempuan sedang berjalan di gang sempit nan kumuh, yang dipenuhi dengan bekas minuman keras dan putung rokok yang berserakan ditiap sudut gang itu, tidak lupa juga dengan bau pesing di sekitar tembok temboknya.

Dia menerobos hujan dan gelapnya malam untuk kembali ke rumahnya karena dia sangat kelelahan, dan sekitar jam 3 pagi nanti dia harus pergi ke suatu tempat yang pastinya itu berhubungan dengan pekerjaannya.
Terlihat 2 orang pria dewasa sedang memukuli laki laki seusianya. Perempuan itupun menghampiri orang2 itu seraya melepaskan earphone yang sejak tadi berada di telinganya.

"Lepaskan dia!" titah perempuan itu,dingin. Sontak ke 3 orang itu menoleh kearahnya. Laki laki itu mengisyaratkan agar dia lekas pergi dari sana. bukannya pergi, perempuan itu malah melangkah mendekat kearah mereka ber 3 "MEMANGNYA SIAPA KAU HEH?!" bentak salah satu pria itu. "Kau tidak perlu tau siapa aku" ucapnya dingin dan terus melangkah. "Lepaskan Dia atau..." ucapannya terhenti karena tiba tiba salah satu dari pria itu mengacungkan pistol kearahnya. ''Atau Apa?!!" 
Perempuan itu menyeringai dingin "atau akan kuhabisi kalian"Sambungnya datar. "coba saja, akan kupastikan kau pulang tinggal nama!!" ucap pria itu " kita lihat saja siapa yang akan pulang tinggal nama" bathinnya.

Tanpa BA-BI-BU pria itu langsung menembakan peluru kearah perempuan tadi. Dengan santai perempuan itu menghindarinya. "Tembakanmu meleset" Pria itu menggeram marah sedangkan perempuan tadi melesat kearah nya dengan cepat dan menotok leher 2 pria itu. Sontak saraf2 pria itu terhenti. Tidak bisa bergerak.

Remaja laki2 itu hanya bisa terpelongoh kagum karena kehebatan perempuan itu "Terimakasih" ucap laki2 itu yang hanya dibelas anggukan oleh perempuan tadi.
Laki2 itupun beranjak pergi. "Si..siapa...ka..kau?"Tanya pria yang tadi. Perempuan itu berbalik. Ke 2 pria itu terkejut melihat mata elang hazel perempuan itu. Mereka sangat mengenalinya " Kau Hailey Lynn Samantha?!" ucap mereka bersamaan " kau benar, tapi sepertinya kalian tidak dibutuhkan lagi didunia ini" ke 2 pria itu melotot " to.. Tolong ampuni kami" perempuan itu -Hail- hanya menatap datar, dia mengeluarkan sebuah pistol dari saku celananya dan membidiknya tepat di jantung ke 2 pria itu. Suara tembakanpun menggema di daerah itu. Hail pun berbalik, dan pergi dari sana dengan santainya.

Bersambung....

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Nov 05, 2018 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Agent SecretHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora