Tentang seulrene yg secara TAK SENGAJA terlibat dalam sebuah pernikahan yg mengharuskan mereka mau tak mau masuk dalam kehidupan rumah tangga yg cukup aneh dan tidak lazim. Bagaimana tidak? Mereka sama² wanita.
Namun mereka harus mau menjalani takdi...
Matahari terbit di ufuk timur dengan sinar jingganya yang sangat indah dan memukau. Langit-langit masih redup akan cahaya walaupun tak tertutupi oleh awan. Bintang-bintang masih berkilauan dengan gemerlapnya, mengabaikan kehadiran sang mentari.
Pemandangan indah tersebut tertangkap oleh retina hitam seorang gadis cantik.
Gadis itu tengah memasang sepatu kets putihnya sambil duduk dikursi pada balkon kamarnya. Tas selempangnya masih setia dipundaknya. Tergeletak pula beberapa buku tipis dan tebal diatas meja kecil disampingnya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
(Pakaian yg tengah ia kenakan)
Angin berhembus sesekali membuat gadis itu kerap kali menggigil kedinginan. Mengingat alarm yg telah diatur sangat pagi, membuatnya yg kebiasaan bangun siang jd terpaksa utk menahan rasa malas dan kantuknya.
Sekali-kali gadis itu menguap sembari melihat pemandangan kota dari atas. Ia bertopang dagu.. Menikmati suasana pagi itu sembari menutupi mata.
Hening....
Hanya sedikit suara mesin kendaraan yg terdengar.
Tak ada lg teriakan cempreng seorang wanita berusia 30-an yg setiap pagi selalu berteriak utk membangunkannya agar segera mandi dan menyuruhnya sarapan.
Seorang wanita yg sangat ia rindukan..
Yang selalu memarahinya ketika ia pulang larut malam.. Meskipun akibat ia pulang malam adalah tugas sekolah yg menumpuk.
Yang selalu menemaninya di waktu suka dan dukanya..
Ibunya..
Tidak. ibunya masih hidup. Hanya saja, kini mereka terpisah oleh jarak yg sangat jauh. Tak pernah ia merasa sejauh ini berpisah dg ibunya.
Ia bayangkan wajah sedih ibunya kemarin saat Mengantar nya ke bandara. Wajah yg agak keriput termakan usia yg tengah menatap sendu kepergian putri satu-satunya.
Setetes air lolos dari mata indahnya. Ia kelepasan lantaran rindu berat pada ibunya yg jauh di korea sana.
Bagaimanakah kabar ibunya sekarang?
Sedang apakah ibunya?
Apakah ibunya juga tengah menangis??
"Kau sudah siap Seul?"ucap Seseorang dibelakang gadis itu.
Sekejap ia tersadar dari lamunannya dan segera berbalik.