" Ayo kita akhiri hubungan ini... "
Lim Yoona (27) harus kembali menelan pil pahit saat pria dihadapanya mengatakan jika hubungan mereka harus berakhir, wanita itu menghembuskan nafas kasar tak mampu berkata apa pun, lidahnya kelu dan tenggorokanya tiba-tiba terasa sakit.
Pria putih yang dihadapanya sekilas menatap padanya, sebelum akhirnya melangkah pergi meninggalkan dirinya yang masih mematung,mencoba menetralkan perasaan menggebu dihatinya dan menahan airmata yang terus saja memaksa untuk keluar.
"Ayo kita akhiri hubungan ini... "
Kalimat itu menjadi kalimat yang paling menyebalkan untuk Yoona dalam kurun waktu tiga tahun belakangan ini. Setiap kali dirinya menjalin hubungan dengan seorang pria, entah kenapa kalimat itu selalu keluar dari mulut mereka, sebuah kalimat yang selalu membuat hatinya porak-poranda.
Jika dipikir lagi, dia tak mengerti alasan apa yang membuat pria-pria itu memutuskanya. Dirinya merasa jika dirinya cukup cantik sangat malah, pintar tentu saja, dirinya merasa jika dirinya cukup bisa dibanggakan jika diperkenalkan sebagai seorang kekasih .
Tapi kenapa?
Menangis setelah hal seperti ini terjadi memang menjadi sangat wajar, meskipun Yoona berusaha sekuat tenaga untuk menahan butiran bening itu untuk tak keluar dari matanya, pada akhirnya tangis itu pun pecah tak perduli waktu dan tempat dimana dia menangis tersedu meratapi nasib percintaanya yang selalu berujung seperti ini.
"ambil tisu ini... Kau jelek kalau menangis"
Yoona menatap pria yang baru saja menghampirinya, memberikan sekotak tisu pada dirinya, pria yang sangat dia kenal. Pria yang entah kenapa selalu ada saat hatinya kembali dipatahkan oleh seorang pria.
"terimakasih Siwon"
ANDA SEDANG MEMBACA
"Friend"
Fiksyen PeminatCuma cerita sederhana tentang jatuh cinta dan patah hati Tentang rasa cinta atau rasa nyaman? Tentang dia yang selalu ada atau mereka yang selalu meninggalkan mu? **** hai... hai...hai aku kembali dengan cerita baru masih dengan cast couple kesanga...
