Hai Tuan...
Masih kutatap rindu
Masih kugenggam sendu
Masih kupijak khayal
Dan masih kuterka semu
Untuk seorang bulan yang selalu memikat
Menghindar untuk dikejar
Kemudian terbang untuk digapai
Meronta lelah ku telah mengejar
Berlanjut kepada mimpi yang tiada kelar
YOU ARE READING
Genggam Sendu
PoetryDalam ruang penuh bising Dengan celoteh musik penambah dera Tangan yang terus bergerak menggambar isi jantung Tentang seseorang yang tak akan pernah datang.
