~~ Haiiii 🙌
~~ Karena ini cerita pertama saya, Author pemula, jadi saya minta bantuannya yah.... Jikalau ada typo di dalam cerita ini.... Tolong diingatkan, hehe ^^
~~ Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih pada reader yang sudah menyempatkan diri untuk membaca first story nya Author....
~~ Oke, sekian dari saya, Lynn a.k.a The Newbie's Author:v
~~ thanks ^^
Enjoy ! ^^
Sebuah cahaya putih terang tengah berputar putar diatas tubuh remuk bagaikan batu yang pecah terkena ledakan.
Tubuh itu benar benar seperti sebuah batu yang pecah. Di sekelilingnya, banyak tanaman yang layu, daun daun hijau nya berwarna hitam pekat. Tanah menjadi gersang, langit berubah menjadi abu abu kehitaman. Awan tebal pun datang, gemuruh mulai terdengar.
Cahaya putih itu berputar cepat diatas tubuh remuk tersebut. Berputar dan berputar.... Hingga cahaya putih itu pun mengeluarkan angin yang cukup kencang. Beberapa detik kemudian, angin itu bertambah kencang dan cahaya putih itu meluncur masuk ke dalam tubuh batu tadi.
DEBUMM!
Namun yang terjadi adalah ledakan sinar dari gesekan cahaya itu dengan tubuh batu tadi, dan cahaya itu pun terpental jauh, dan mendarat di sebuah lubang yang besar.
Cahaya putih itu terbang sedikit ke atas, diam di tempat itu.
Lord.....
Perlahan, cahaya itu menjadi terang, sinarnya berpencar ke segala penjuru.
Dan selang beberapa waktu, cahaya itu membentuk menjadi sebuah sosok bertubuh tinggi, tubuhnya kekar dan tegap. Dari kepalanya, muncul rambut panjang berwarna hitam pekat, wajahnya terbentuk, alisnya tebal dan tertata rapi, dengan ujung runcing, mata nya berwarna abu abu mengkilat dan mengeluarkan pandangan tajam, hidungnya mancung, bibirnya tipis, tampangnya dingin, dagu nya lancip.
Pria itu memakai pakaian cokelat, dengan kalung berwarna merah darah. Pria itu memandang kearah tubuh kaku nan pecah tadi, tangannya menggenggam erat.
Dia berlari kencang kearah tubuh itu, dan sesampainya, dia mengusap usap nya.
"Nightmare." desis pria itu.
Tangannya memegang wajah remuk itu. Saat dipegang, wajah itu berubah menjadi pasir putih.
Pria itu menatap kosong pada peristiwa itu. Tangannya bergetar, bibirnya bergerak mengucapkan sebuah mantra. Dia menutup matanya, dari tangan kanannya, keluar sebuah cahaya putih yang bersinar cukup terang, dan tangannya diarahkan ke dada manusia yang tadi wajahnya pecah.
Tangan yang satunya lagi, memegang tangan sang pemilik tubuh batu tersebut, dan tangan si tubuh itu bernasib sama seperti wajah tadi.
Pria itu menggeram rendah, kekuatan healer nya terus dia keluarkan demi manusia tak berdaya di hadapannya. Namun, sesuatu yang tidak terprediksi pun terjadi.
Tubuh manusia kaku itu berubah menjadi pasir putih, seluruh tubuhnya perlahan menghilang menjadi pasir dan dihisap oleh tanah.
Pria itu meraba raba tanah, berusaha mengambil pasir putih tadi.
Pria itu menelan ludahnya kasar, wajahnya menjadi pucat, badannya jatuh ke belakang dengan lemas. "L-Lord......" lirihnya dengan nada bergetar.
"Tidak, tidak, tidak!!! Lord tidak mungkin--"
Pria itu mendongakkan kepalanya, menatap langit hitam yang mengeluarkan suasana petang. Gemuruh terus terdengar, angin bertiup kencang. Pria muda itu bangkit, tangan kanannya menengadah keatas, lalu menatap lurus kearah pemandangan mengerikan yang tidak jauh darinya.
Mata abu abu nya berubah menjadi hitam pekat. Pandangannya dingin dan tajam. Raut wajahnya menjadi penuh amarah.
"Dimitri.... Tidak akan kumaafkan perbuatan kalian."
"Lord, apapun yang terjadi, aku akan berusaha membantai makhluk makhluk yang berani mengkhianatimu..... Sekalipun itu tidak dibawah perintahmu, tapi aku-- Aku akan melaksanakan tugasku sebagai Guardian mu."
DU LIEST GERADE
MEGANTRITAN: Return
FantasySemuanya terasa berubah...... Semenjak Lord menghilang hampir 500 tahun...... Keadaan Megantritan serta kerajaan dibawah naungannya berubah 180° buruk. Tidak ada yang bisa mengubahnya setelah peristiwa peperangan puncak itu. Dan Lord..... Kami me...
