Kevin Alexander

8 1 1
                                        

Kevin Alexander anak dari Alexander Rafael, seorang pengusaha terkenal diluar maupun didalam kota dan mempunyai tawaran bisnis dimana mana, sekaligus suami dari seorang dokter cantik bernama Naura Afifah.

Kevin mempunyai tubuh tinggi tegap, lesung pipi, mata biru, entah dari mana ia mendapatkan mata biru yang indah. Sosok putih & tampan sudah tentu berasal dari Ayah dan Bundanya. Kevin juga mempunyai bakat bermain alat musik dan menyanyi, serta menjadi salah satu anggota organisasi karate di sekolahnya, sekaligus menjadi idola para siswi di sekolahnya karena ketampanan dan juga karena pemilik sekolah yang terkenal ini adalah milik keluarganya, lebih tepatnya sekolah yang bernama "SMA SANJAYA" adalah kepunyaan Ayah Kevin.

Tapi, sosok Kevin Alexander sama sekali tak mempunyai teman juga sangat dingin hampir tak pernah berbicara kecuali untuk hal yang penting. Bukan sifat angkuh yang membuatnya seperti itu, tetapi karena setelah ia kehilangan saudara kembarnya, tepatnya adik satu - satunya sejak ia berumur 6 tahun, dan sekarang ia sudah memasuki kelas 11 SMA.

(16 tahun yang lalu)...

Hari ini adalah hari pertama Kevin Alexander dan Laura Alexander duduk dikelas 1 SD. Mereka adalah sepasang saudara kembar, yang kompak, ceria dan menyayangi satu sama lain. Disaat hari pertama mereka berdua melanjutkan pendidikan di tingkat Sekolah Dasar, Kevin dan Laura pun dengan gembiranya duduk dikelas 1 SD, dengan memilih bangku yang sama, sebenarnya hal ini melanggar aturan sekolah  tetapi karena ini juga adalah sekolah yang didirikan ayahnya "SD SANJAYA", jadi tidak ada masalah bagi mereka berdua, apalagi karena mereka adalah saudara kembar yang tak pernah terpisah jauh maupun dekat. 

Setelah dua Minggu sekolah mereka mendapat tugas kelompok dari guru mereka yang telah dibagi menjadi tujuh orang persatu kelompok tapi, Kevin hanya seorang  diri yang beranggota laki - laki dan enam orang lainnya perempuan. Karena itu  adalah  permintaan adik kesayangannya Laura, mana mungkin Kevin menolaknya. Dan karena Laura sangat penasaran dengan rumah temannya yang berna Viga akhirnya Kevin menuruti permintaan adiknya untuk mengerjakan tugas kelompok mereka di rumah Viga. Tak jauh hanya berjarak -+ 1 km dari rumah mereka, walaupun rumah mereka jauh lebih megah dan mewah dari rumah teman - temannya namun mereka memutuskan untuk mengerjakan tugasnya dirumah teman dekat Laura. Walaupun tak jauh dari rumah mereka tapi Ayah dan Bundanya tetap bersikeras untuk menyuruh salah satu dari ratusan pembantu  untuk mengantar mereka, namun Kevin dan Laura tak menuruti itu walupun mereka adalah anak dari orang yang kaya, tapi mereka adalah anak yang cukup mandiri, bahkan dari puluhan mobil yang ada dibagasi rumahnyapun Kevin dan Laura tetap bersikeras untuk berjalan kaki kerumah temannya untuk mengerjakan tugas, mereka menggunakan alasan untuk olahraga sedikit, dan tentu membuat Ayah dan Bunda mereka sangat bangga mempunyai anak seperti mereka.

Tapi pada saat mereka sampai di depan rumah Viga,  mereka harus menyebrang. Tapi Laura sangat pandai dalam segala hal mulai dari belajar, bermain alat musik, menyanyi dan mengobati luka, terkecuali dengan menyebrangi jalan.
Dan saat ingin menyebrang Kevin pun langsung memegang tangan Laura yang dari raut wajahnya nampak ketakutan, tetapi sebelum melangkah ada mobil yang terlihat dikendalikan dengan oleng, dan mobil itu kelihatannya sudah tak terkendali menuju kearah Kevin yang hendak melangkahkan kakinya dengan memegang tangan adiknya itu dengan senyuman. Laura yang tangannya digenggam erat namun lembut itu tiba - tiba melepaskan genggaman kakaknya dan mendorongnya hingga terhempas agak jauh dari sisi Laura. Dan.... Laura menjerit karena dia berada pada sasaran mobil yang tak terkendali itu.
Kemudian setelah Laura terjatuh tepat didepan mobil yang menabraknya itu, Kevin langsung berlari kesisi tubuh adik kesayangannya itu yang kini berlumuran dengan darah merah yang pekat.

Dan tak pernah diduga oleh Kevin, bahwa dua hari setelah adiknya dirawat intensif dirumah sakit milik Bundanya itu, seorang saudara kandung kembarnya itu yang cantik , pandai dalam segala hal dan yang paling Kevin ingat adalah saat Kevin terjatuh dari sepeda lalu dengan lari tercepatnya Laura pun mengambilkan kotak obat dan mengobati luka kakak yang sangat ia sayangi itu.
Ternyata telah pergi untuk selamanya dari kehidupan kakaknya.

Hingga saat ini Kevin tak mempunyai kesempatan untuk bergaul dengan anak seumurannya,  karena setelah kebutuhan masadepanya, Kevin hanya memutuskan untuk menghabiskan waktunya didalam kamar bewarna putih yang penuh dengan hiasan lampu - lampu bewarna warni disertai foto Laura dan Kevin dimasa kecil yang terlihat masih sangat imut dan lucu. Tak lain ialah kamar mendiang Laura Alexander, sosok yang sampai saat ini Kevin rindukan. Dan hanya terpaku melihat lihat seisi ruangan yang merupakan benda benda peninggalan adik tercintanya itu, sambil memeluk salah satu boneka kesukaan Laura dari puluhan boneka koleksi Laura. Dan karena kecintaannya pada mendiang saudara kembarnya, Kevin tak memperbolehkan siapapun untuk masuk kekamar adiknya, walaupun hanya sekedar membersihkan ruangan karena Kevin yang bertanggung jawab atas kamar mendiang Laura, dan untuk membersihkan kamar adiknya, Kevin dengan tak segan - segan  membersihkan  kamar  laura.

***

Thanks giving for you all😊

I'm sorry if to be and still many error writing my 😞

I'm hope you like my story😊

See you in next chapter 😊😉

My heart Stories to obsess over. Discover now