Prolog

66 7 5
                                        

Terimakasih, karena pernah hadir.
Kamu, sang pemilik relung hati ini.
Kamu, yang hanya bisa kutatap melalui jarak.

Raga ini seolah mati.
Karena, separuhnya dibawa oleh pemilik sesungguhnya.
Tak tau kapan separuh itu akan kembali.

Kini ia hanya bisa diam.
Tak bisa berlaku apapun.

Yang ia tau, kini gadisnya telah pergi.
Yang dengan begitu jelasnya, meninggalkan ia dengan membawa separuh hatinya.

Tapi apa kau tau?

Aku tak pernah bisa menghapus segala memori indah dari dalam diriku.
Kamu terlalu lekat denganku.

Seperti telah ribuan tahun kita bersama, namun tidak.
Seperti telah ribuan tawa kita lakukan bersama, namun tidak.

Percayalah, ini tidak mudah.
Maka, jangan memaksaku untuk melakukannya

Kamu, tenanglah.
Aku disini baik-baik saja.

Hanya tinggal menunggu waktu yang menjelaskan segalanya.
Terimakasih, tuk segalanya yang telah kau persembahkan untukku.

Aku, lelaki yang selalu menuai luka di hatimu.
Kamu, yang nyatanya bisa menerima ku apa adanya.

Terimakasih, untukmu, gadis terbaikku.

-Yogi Prasetya Pratama

***

Holla👋

Ini cerita pertama gue, jadi kalo gajelas mohon dimaklumi yaa😂
.
.
.
.
.

Jangan lupa Vomment❤

Ardeviiart

Truth Or Dare! Stories to obsess over. Discover now