Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Mabar

778 76 7
                                        

Pagi ini terlihat cerah dengan matahari yg bersinar terang di atas langit biru, tetapi tidak bagi seorang pemuda bersurai pirang yg kini menundukkan wajahnya dengan lesu di atas meja kantin.

"Haaah... Hinata.. Gomenne.." racaunya

Keempat temannya hanya melemparkan pandangan malas pada pemuda pirang itu. Pasalnya tadi pagi ia seperti biasa, tersenyum lebar secerah matahari dan menyapa murid lainnya dengan suara cemprengnya.

Tapi lihatlah dia sekarang, seolah ada Alien yg datang dan langsung menyerap energi nya dengan rakus dan menyebabkan teman mereka yg satu ini seperti mayat hidup.

"Itu salahmu bodoh.. Siapa suruh kau keluar begitu saja." ucap Sasuke datar setelah itu meminum jus tomatnya. ⁄(⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄)⁄ ini Authornya 😂

"Tapi aku kan tidak sengaja... Hwee.. Bagaimana ini?" Naruto, sang pemuda lesu itu merengek pada teman-temannya yg hanya menatap malas.

'Dia bukan temanku' batin teman-temannya kompak dan sadist kalau di dengar langsung oleh Naruto.

"Lalu.. Kenapa kau tidak mencoba menjelaskan pada Hinata heh?" tanya Shikamaru malas.

"Aku sudah coba jelaskan.. Dan Hinata-chan malah menghindariku.." Dan Naruto pun semakin lesu. Tergeletak tak berdaya di atas meja.

"Hahaha.. Makanya kalau ngajak mabar, mabar yg bener.. Masa iya ceweknya di tinggal gitu aja.." Itu Kiba yg dengan kerasnya menertawakan Naruto. Menertawakan nasibnya. Huahaha~~

'Dia gila.. Tapi ucapannya ada benernya juga.' batin teman temannya termasuk Naruto.

"AFK di saat terakhir, kau memang pantas di putuskan Naruto." Sai dengan senyumnya serasa ingin Naruto pukul dan membuangnya ke kutub utara.

"Ck, sialan kalian.. Bukannya membantuku malah menertawakan ku.. Kampret.." Dengan itu Naruto segera berdiri dari kursi nya dan meninggalkan teman-temannya yg jelas jelas seperti orang yg menahan tawa.

'Aku punya teman kok gitu amat yak.. Mulutnya tajem semua.. Ku buang ke kutub baru tau rasa..' geram Naruto. Meruntuki sifat teman-temannya yg tidak berperi pertemanan, asemm..

Dan, Naruto pun segera berlalu menuju kelasnya yg berada di lantai dua.

Nah, begini nih ceritanya..
Flashback

Naruto kini sedang tiduran dengan malas di ranjangnya, di otaknya pun kosong... Tidak tau apa yg ingin dia perbuat sekarang.

"Ahhh... Aku harus ngapain ini?? Belum ngantuk juga lagi.." kesalnya.

Dilihatnya jam yg sudah menunjukkan pukul 23.38 menit.

'Ck, hampir tengah malam...'

Tiba-tiba terlintas di otaknya yg kosong untuk menge-chat sang kekasih yg mungkin aja belum tidur.

Di ambilnya benda persegi yg ada di samping tubuhnya dan dengan segera dia mengetik pesan untuk kekasihnya.

Himeku

Naruto
Ping
Ping
P
P
P
Sayang~


Gadis bersurai indigo yg kini sedang memainnkan ponselnya di kejutkan oleh pesan seseorang yg di kenalinya, sangat malah.

'Naruto-kun?? Ada apa malam-malam begini?' batinnya.

Gadis bernama Hinata itu kemudian mengetik balasan untuk ekhem kekasihnya,

MabarStories to obsess over. Discover now