part 1

112 11 8
                                        

Pagi yang cerah diawal musim gugur, musim yang begitu indah dan tenang , musim dimana semua bunga dan daun harus berguguran dari pohonnya, dedaunan yang terlepas dari rantingnya yang selama ini ditumbuhinnya, musim gugur saat dimana bunga, daun dan pohon harus berpisah. Mungkin setiap orang akan lebih menyukai musim semi saat bunga-bunga cantik bermekaran dan tumbuh dengan indah.

Tapi, tidak untuk seorang gadis bersurai coklat itu, gadis yang duduk didepan jendela kamarnya memandangi daun maple yang berguguran dari pohonnya.  baginya musim gugur adalah musim terindah yang pernah ada. musim dimana dia memulai dan mengawali kehidupannya menjadi seseorang  yang terlahir ke dunia ini,  musim dimana dia bertemu dan akhirnya bisa mengklaim bahwa pria itu adalah miliknya. Pria ketiga setelah ayah dan kakeknya. Pria yang menggantikan posisi kakeknya sebagai satu-satunya pria yang menjaga dirinya.

Flashback…

Musim Gugur 2012

Gadis muda dengan mata almond dan bibir ranum merah mudanya tidak bosan-bosannya memandangi pohon maple dengan daun yang berguguran dihadapannya selama satu jam lamanya. Mungkin bagi orang diluar sana hal yang ia lakukan adalah hal yang sangat membosankan dan membuang – buang waktu saja.

namun baginya memandangi dedaunan yang berguguran sangat menyenangkan sekaligus membahagiakan. apalagi jika setiap musim gugur tiba umurnya akan bertambah setiap tahunnya. Dan tahun ini dia sudah menginjak usia 17 tahun. Usia yanga cukup untuk membuktikan bahwa dirinya telah dewasa saat ini.

Begitu fokusnya rose memandangi pohon maple dihadapannya sampai-sampai dirinya tidak menyadari bahwa seseorang telah duduk disebelahnya. mengamati gerak-geriknya dari beberapa saat yang lalu.

“ ehemm… “ suara deheman seseorang membuyarkan lamunannya. Rose menoleh kearah sumber suara. mendapati seorang pria yang sedang tersenyum padanya. Rose tertegun sejenak memandangi wajah pria disampingnya. sangat tampan dengan mata onyx hitam legam yang sangat mempesona. tatapan rose turun ke dimple yang ada di pipinya dan bibir pria itu. hidung yang mancung sempurna dengan bibir tebal dan tulang rahang yang tidak begitu menonjol mempertegas ketampanan pria disampingnya itu. 

“ agasshi “ panggil pria itu untuk kesekian kalinya.

“ eoh? ne? “ seakan tersadar dari lamunan panjangnya. Rose segera merubah mimik wajahnya agar tidak terlihat bodoh dihadapan pria itu.

“ agasshi kau baik-baik saja? “ tanya pria itu memastikan.

“aku baik-baik saja. maaf “  rose hanya bisa tersenyum canggung. didalam hatinya dia merutuki dirinya sendiri yang terlihat bodoh. ini sungguh memalukan. wajahnya sontak memerah menahan malu. rasanya dia ingin sekali menenggelamkan dirinya kedasar terdalam sungai han.

“ maaf? untuk apa? seharusnya aku yang minta maaf padamu karena telah mengganggumu “ jawab pria itu diiringi senyum yang membuat rose lagi-lagi terpesona padanya.

“ tidak kau tidak menggangguku sungguh “ sanggah rose cepat.

“ aku kira aku mengganggumu. karena sejak tadi kau terlihat begitu fokus pada pohon itu “ kata pria itu sambil mengalihkan pandangannya kedepan. memandangi objek yang sebelumnya dilihat oleh rose

“ lalu kau sendiri sedang apa? “ tanya rose memberanikan diri.

“ aku? aku hanyasedang mencari udara segar ditaman kota ini “  jawab pria itu dengan menyunggingkan kembali senyumnya dengan dimple manis yang lagi dan lagi membuat rose harus menahan nafas untuk sejenak. pria asing dihadapannya ini sungguh membuatnya gila.

“emm…  bukankah kita belum saling mengenal sebelumnya? aku jung jaehyun “ ujar pria bernama jung jaehyun itu memperkenalkan dirinya. Rose menahan senyum senang ketika jaehyun secara terang-terangan mengajaknya berkenalan. 

Você leu todos os capítulos publicados.

⏰ Última atualização: Sep 12, 2018 ⏰

Adicione esta história à sua Biblioteca e seja notificado quando novos capítulos chegarem!

can you love me (Jaerose)Histórias para pegar e não largar. Descubra agora