Pada suatu hari, Naoko dan Nakatshu telah berteman sudah dari kecil.
Walau mereka berbeda usia namun itu tak semua tak membuat mereka untuk tidak saling perduli satu sama lain.
Bahkan itu semua membuat mereka saling melindungi satu sama lain.
###
Skip di taman
"Apa cita-cita mu kalo udah gede'.? Kalo aku maunya jadi pelindung mu seperti malaikat yang udah jaga kita berdua slama ini." ucapan yang begitu polos dari bibir Nakatshu.
"Watasiwa maunya jadi dokter, biar bisa bantu orang-orang yang sakit. Tapi kenapa kamu mau jadi pelindung aku. Watasiwa kan dah gede' jadi Gak perlu lagi dijagain, aku udah bisa jaga diri aku sendiri.." jawaban yang diberi Naoko begitu percaya diri.
Karna aku tau kamu Naoko, aku slalu melihatmu menangis pada saat-saat yang begitu menyakitkan buatmu, walau aku slalu bertanya kau baik-baik saja, dan kau slalu menjawab kalau kau baik-baik saja. Kau seolah menyembunyikan apa yang kau rasakan. Batin Nakatshu
"Hey ada apa denganmu? Kenapa melamun gitu?" pertanyaan Naoko membuyarkan lamunan Nakatshu.
"Oh.. Aku gak papa kok! Karna aku hanya ingin melindungi & menjagamu dari orang- orang yang tidak bertanggung jawab." ucap Nakatshu polos sambil tersenyum manis.
"Ah.. Benarkah.. Aku sayang padamu Atshu, kau sudah ku anggap sebagai malaikatku disaat pertama kali kita bertemu. Terima kasih.."
"Tidak ada kata terima kasih dalam persahabatan.. Itulah guna nya sahabat"
Setelah mereka berkata seperti itu... Tanpa terasa hari sudah beranjak sore, lalu Nakatshu mengajak Naoko pulang.. Naoko hanya mengangguk patuh.. Karna ia blum puas bermain dengan Nakatshu.
"Nao. Aku pulang dulu ya, kamu jaga diri baik-baik, jangan kemana-mana lagi, kan udah hampir malam, jadi kamu harus belajar habis belajar tidur, ya my prince" setiap kali Nakatshu mengantar Naoko pulang kerumah nya, ia slalu mengatakan ucapan yang sama setiap hari, bahkan Naoko sudah hafal kata demi kata yang diucapkan Atshu padanya.
"Terima kasih, Atshu kamu juga hati-hati pulangnya, jangan menyimpang lagi, nanti Ibumu cariin kamu lagi.." Naoko terkekeh karna ucapanny pada Atshu..
Skip di rumah Nakatshu
Namun pertemanan mereka tidak berlangsung lama, karna kedua orang tua Nakatshu bercerai setelah lama pisah ranjang. Ayah Nakatshu pergi membawa adik perempuan kesayanganya, yang bernama "Yuuky Hataciin" yang masih berusia 8 th.. Yang hampir usia nya sama Naoko. Dan Nakatshu ikut dengan Ibunya. Karna ketidaksanggupan sang Ibu hanya bisa memutuskan untuk meninggalkan jepang. Dan pergi ke luar negeri, pada saat yang bersamaan. Nakatshu yang tidak tau apa-apa hanya mengikuti kata sang Ibu yang sedang bersiap-siap untuk menaiki taksi yang sudah dipesan oleh sang Ibu. Disaat mereka sampai pada tujuan Nakatshu baru bertanya pada sang Ibu.
"Ibu kita akan kemana, kenapa kita kesini, mana Yuuky bu, kok dia gak ikiut sama kita, Atshu juga belum bilang sama Naoko bu. Jawab Atshu bu????" Pertanyaan yang dilontarkan oleh sang anak membuat sang Ibu hanya diam.
"Sayang, kita akan pergi jauh, tanpa ada Yuuky, Ayahmu membawa adekmu" jawab sang Ibu
"Tapi, bu kenapa kita harus pergi jauh, kenapa gak disini aja, Atshu tidak akan bisa bermain lagi sama Yuuky dan Naoko." kata Nakatshu polos
"Sayang maafkan Ibu kali ini, Ibu gak sanggup disini lagi", Naktshu yang melihat Ibunya mulai menangis, itu membuat Nakatshu luluh seketika
"Ibu jangan nangis, kemana pun Ibu pergi, Atshu akan slalu ada untuk disampingmu bu" perkataan polos dari anaknya mampu membuatnya yersenyum lagi
"Iya, sayang makasih ya" sambil menarik anaknya kedalam pelukannya.
Maafkan aku nao, aku gak bisa jaga ucapanku padamu, Namun pada suatu saat nanti aku janji akan menebus semuanya padamu. Kamu jaga diri baik-baik ya My prince.. Batin Nakatshu
Skip di rumah Naoko
Dilain tempat Naoko belajar karna besok ada ujian harian, jadi mau tak mau ia harus belajar, tanpa ia ketahui teman baiknya tlah pergi jauh, tanpa ada kata perpisahan terlebih dahulu...
Paginya......
"Naoko bangunnnnnnn...." suara gedoran dan suara nyaring dari sang Bunda membuatnya terusik dari tidur nyanyaknya..
"5 menit lagi bun, Nao masih ngantuk nih.." pintanya pada sang bunda
"Katanya pagi ini kamu ada ujian" kata sang bunda
"Oh.. Iya Nao lupa.. Makasih bun" dan tanpa pikir panjang Naoko turun dari kasur dan langsung masuk ke kamar mandi tanpa melihat jam terlebih dahulu.. Padahal masih jam 05:30 pagi...
Setelah mandi Naoko menyiapkan semua keperluan untuk dibawa kesekolah.. Dan setelah semuanya beres. Ia turun ke lantai bawah.. Yang kebetulan rumahnya berlantai 2 nun tak sebesar rumah Nakatshu..
"Bunda, kenapa bangunin Naoko pagi benget sih" sungutnya pada bunda..
"Bukannya bilang, pagi bunda, eh malah marah-marah." jawab bunda santai tanpa menghiraukan ucapan Nao.
"Kan Bund yang mulai" yang masih kesal pada Bundanya
"Bunda ingin mengantarmu kesekolah hari ini" jawab Bundanya
"Lah tumben Bunda mau ngatar Nao kesekolah.. Ada apa ini?" sambil menyipitkan matanya tanda mencari sesuatu..
"Gak ada apa-apa kok.. Sudah makan makananmu, ntar keburu dingin"..
"Oh iya.. Nanti Bunda mungkin malam pulangnya, soalnya pekerjaan Bunda menumpuk di kantor" lanjutnya
"Ok Nda, makasih sarapan pagi nya" sambil memakan sarapannya.
**************************
Sampai disini dulu ya maap baru update lgi....
Mga yg baca suka ama ceritanya... Wkwkwkw..
Jangan lupa coment and vote ya...😎
Beri komentar nya juga ya, juga kalo ada yang punya ide buat judul besarnya,,,, jangan segan-segan tulis di kolom kemntar...
Ntar kalo ada yang menarik. Aku rubah deh judulnya...
Makasih udah singgah disini.... Wkwkwk😳
ŞİMDİ OKUDUĞUN
Sahabat Menjadi Cinta💕
Kısa HikayePada suatu hari, Naoko dan Nakatshu berteman dari kecil. namun pada saat mereka Berusia 10 th Nakathu pergi entah kemana. Hingga pada saat Naoko duduk di bangku sekolah menengah atas ( Koukousei ).. Naoko memiliki julukan saat duduk di bangku smp y...
