Anak Angkat

4 0 0
                                        

Disini aku kembali hadir. Ditengah - tengah keramaian ibukota, aku seorang diri tanpa membawa apapun di punggung maupun tanganku. Hanya sandal jepit yang setia menemani kaki ini berjalan.

Jakarta ramai. Tak seramai hati ini.
Sepi. Sunyi. Jika saja ada orang yang mau mengangkatku menjadi anaknya, dengan senang hati aku menerimanya. Namun ku kira, itu imajinasiku saja.

Orang tua tak tahu diri. Egois. Tidak mengerti apa yang dirasakan anaknya. Hanya memikirkan kerja, kerja dan kerja.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 26, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Gadis Mata BatinStories to obsess over. Discover now