1 ; short story

53 11 7
                                        

"Sep, kenapa kamu menyukaiku?" tanya dia saat kami sedang duduk bersama di ruang kelasku.

Aku yang kaget atas pertanyaannya pun berusaha mencari alasan agar tidak terlihat canggung.

"Apa kau suka membuat quotes?" tanyaku sambil menaikan kedua alisku.

Ia berdehem sambil mengangguk, "tentu saja".

"Mengapa?" tanyaku kembali yang lagi-lagi sambil menaikan kedua alisku.

Ia nampak bingung mencari jawaban atas pertanyaanku, "Bukankah suka pada sesuatu tak butuh alasan?"

"Lantas, mengapa kau tanyakan padaku alasan aku menyukaimu?", jawabku yang kini berhasil membuat dia membulatkan bola matanya kaget. "Bukankah suka tak butuh alasan?"


***

Welcome back to my story!

Gue juga gatau bisa buat quotes atau apalah kek gini. Kalo jelek mohon maaf, masih newbie guys, maklumin aja.

If you like this part, please vote!

MemorandumWhere stories live. Discover now