Sebuah revolusi? Maybe ..
Mengenalmu membuatku ingin sekali beranjak dari tempat tidur untuk melangkah dengan liar lagi.
Tanggal 21 Maret 2018
Jam 01.50 ..
Berawal dari media instan dan berkata "halo" untuk sekedar formalitas, kamu membalasnya dengan merdu nan syahdu.
Berbasa-basi adalah sebuah hal yg wajar, seperti penawaran ditempat toko-toko baju.
Dari apa yang telah kita bicarakan, aku menemukan sebuah puzle didalam dirimu yang begitu sulit untuk aku pecahkan.
Sungguh, sulit sekali untuk memahamimu. Dan itu adalah sebuah ambisi, mendapatkanmu adalah sebuah hadiah yang begitu syahdu bagiku.
Sebisa mungkin aku mencari berbagai topik agar kita tak berhenti secepatnya dalam berdialog. Dengan perlahan, menaruhnya penuh hati-hati agar tak pecah.
Ya ..
Ini adalah kelanjutan dari sebuah dongeng sebelumnya "Amorfati".
Dan sekarang aku menemukan sebuah gerbang dimensi baru, semestaku tertarik dengan segala yang penuh Enigma didalam dirimu.
Ah, tenangkan dirimu suf.
Bismillahirrahmanirrahim ..
Baiklah, aku akan memulainya dengan penuh hati-hati kali ini. Agar tak ada sendu yang berlarut-larut bersemayam didalam nalar selama bertahun-tahun (lagi).
Berbahagialah dan selamat membaca :)
YOU ARE READING
E N I G M A
RomanceMemandangmu lalu menyukaimu itu mudah. Namun tak pernah tahu tentangmu lalu jatuh cinta padamu itu membahagiakan. Karena pada akhirnya yang sulit itu bukan memilih, tapi bertahan pada satu pilihan hingga nafas diambang batas.
