Chapter 1

20 5 0
                                        



3 tahun udah lewat semenjak hari itu dan nggak ada kabar sama sekali.

"Woy Nath! Lo nggak pulang?" tanya seseorang sambil menepuk bahuku cukup kencang, akupun membalikan badan dan menemukan sahabatku Arya tengah menatapku "nggak tau gue, rada males dirumah" jawabku.

akupun kembali fokus pada smartphone ku untuk membuka beberapa sosial mediaku hanya ada beberapa pemberitahuan bahwa aku memiliki beberapa pengikut baru pada instagram, line chat dari orang-orang yang tidak ku kenal, obrolan grup dan OA tapi tidak ada satupun dari "dia".

"Masih mikirin adek gue lo?" tanya Arya lagi tetapi sekarang dia memilih untuk duduk dikuris sampingku "mau gimana lagi Ar lo tau sendiri gimana keberadaan adek sepupu lo dikehidupan gue" akupun menjawabnya sambil diiringi senyum miris, sambil mengingat berapa lama sudah aku ditinggalkan olehnya

"sorry Nath gue nggak bisa bantu apa-apa, udah hampir 3 tahun dia pergi dan tante Rina juga nggak ada ngehubungin nyokap gue. Terakhir beberapa bulan lalu itupun Cuman nanyain kabar doang" jawab Arya. Tante Rina itu kakaknya mamahnya Arya atau mamahnya "dia". Tante Rina pernah menghubungi orangtua Arya tetapi hanya untuk menanyakan kabar dia tidak memberi tahu tentang keberadaan mereka, tante Rina cuman bilang kalau mereka masih menetap di Kalimantan.

"bukan salah lo kali Ar, yah mau gimana lagi lo taukita pisahnya waktu masih kecil nggak tau apa-apa, nggak bisa saling komunikasikecuali minta tolong nyokap/bokap, Gue pahamkali" balasku agar tidak membuat suasana semakin tidak enak.

"oke, tapi lo jugamesti mikirin diri lo sendiri lusa kita udah bagi hasil kelulusan itu pun kalaululus, lo udah mutusin mau masuk kemana SMAnya?" Kami memang sebentar lagi akanlulus dari tingkat SMP ini dan melanjutkan ke SMA akupun sudah menentukanpilihan "bukannya udah sepakat ya kita semua masuk ke SMA Cahaya Bangsa, SMAnyaOm Gusti" balasku sedikit heran karna kami sudah sepakat untuk melanjutkan SMAke Sekolah milik Om Gusti, Om Gusti sendiri juga keluargaku.

"oh iya ya, kok gue lupa, kebanyakan belajar buat ujian kemaren kayaknya ampe lupa gini  gue" balasnya, aku membalasnya dengantersenyum aneh.

Tiba-tiba ada yang masuk kedalam kelasku, akupun menoleh dan mendapati seorang gadis disana dengan wajah yang sepertinya menahan kesal, aku hanya melihatnya seraya dengan langkahnya menuju kearahku dan juga Arya "Weh,lo berdua kagak pulang apa? Gue tungguin juga di depan kelas kirain mau jemput gue kayak biasa buat pulang bareng, ternyata masih disini ck.." Zahra langsung mendatangi kami berdua karna telat nyamperin dia. kami memang sering pulang bersama selain karna rumah kami yang searah kami juga sudah berteman dari kecil kami ber-empat juga dengan 'dia', Arya pun membalas semua apa kata Zahra hanyasaja kata-katanya membuatku sedikit kesal

"tuh Nathan yang bikin lama pake ngegalau segala mikirin Adek gue" ucapnya yang langsung kuberikan decakan,terlalu berlebihan menurutku kalau dibilang galau aku hanya merindukannya tapiaku juga tidak terlalu berharap untuk dia kembali "masih mikirin Aria?" akupunmenatap Zahra setelah dia menyebutkan namanya, aku hanya membalasnya dengan helaannafas kasar yang mengartikan aku sudah cukup lelah dengan semua ini.

~~~~~

Ceritanya di post seperti kataku tadi malem, dan aku juga tau kalo ini masih banyak kekurangannya. but... tolong votenya ya guys thank you:))

with love from me....

Missing YouStories to obsess over. Discover now