Bel istirahat berbunyi nyaring. Seperti biasa aku melangkahkan kaki ku untuk meninggalkan kelas. Kakiku berjalan mengarah ke kantin. Tidak! Bukan untuk membeli makanan. Hanya sekedar duduk di sana.
"Lagi menikmati keramaian? "
Aku melihat seseorang dengan gaya rambut Yang terlihat keren. Pakaiannya pun rapi, aku tak pernah melihatnya.
"Iya."
"Memang apa yang hebat dengan keramaian sehingga kamu hanya melihatnya saja?" tanyanya padaku.
"Tidak ada."
"Cobalah ikut dengan keramaian itu. Ikut serta dalam keramaian itu lebih mengasikkan dari pada kau hanya melihatnya saja." Katanya
"Tidak."
"Namamu siapa? Aku tak pernah melihatmu sebelumnya."
"Sora."
"Apa kau benar? Kau tau apa arti dari Sora? Sora yang aku tau itu bahasa Jepang yang artinya langit atau kosong." Katanya.
Aku tak menjawab itu. Karna aku sudah tau arti namaku yaitu kosong. Walaupun ada arti langit disampingnya. Aku menyimpulkan itu karena hidupku memanglah kosong. Aku hanya bisa menikmati keramaian tapi aku tak bisa ikut pada keramain itu.
Aku hanya bisa diam dan pergi menjauh darinya, bukan hanya darinya bahkan dari semua kalau bisa.
Saat ini aku berada ditaman belakang sekolah. Tempatnya memang tidak begitu ramai, suasana tenang yang saat ini aku rasakan. Memang tak heran jika semua orang melihatku sendiri. Karna memang aku tak terbiasa menciptakan keramaian.
Aku hanya bisa menciptakan duniaku sendiri yang tak diketahui oleh mereka. Aku merasa senang pada duniaku itu. Sudah lama aku terjebak pada duniaku yang kosong, sesuai dengan arti namaku yang sesungguhnya.
***
Kita bakalan publikasi kapan-kapan. Karna author sibuk mempersiapkan ujian. Jangan lupa vote and coment. 😊
Happy reading ...
YOU ARE READING
Anders
ChickLitAku pernah menjadi teduh bagi seseorang, menjadi orang yang pertama kali di cari saat dia basah kuyup Terkena oleh derasnya hujan Yang jatuh, atau saat dia tak kuasa Untuk menahan peluh karena terik Aku pernah menjadi teduh, Sebelum aku dipaksa be...
