dua bola matamu itulah yang membuatku tertarik.
Jangan tanya mengapa?
Karna aku tak tahu alasanya.
Aku mohon izinkan aku mengagumi mata mu.
Biarkan aku menatap mata mu yang penuh tanda tanya.
Aku tak berharap memilikimu.
Kubiarkan dirimu memilih dengan mata mu sendiri.
Tapi kau jangan lupa, kau perlu hati untuk tempat singgah nanti.
Vadhia S.K
YOU ARE READING
PeNata
PoetryAku adalah pujangga yang tak selamanya bahagia. Namun sebisa mungkin aku harus bisa bersandiwara agar pembaca bisa ikut merasa. Jangan lupa tinggalkan bekas baca dengan memberi vote yang kau punya.💃
