Sebenarnya aku tak ingin ada orang yang tahu, cukup aku dan kamu (yang entah merasakan hal yang sama atau tidak) yang merasakan betapa bahagianya kala itu dan tentu nya hari ini. Walaupun sekarang, aku disini, tanpa adanya sosok engkau yang benar-benar berada disisiku.
Sebenarnya aku juga bukan ingin memulai untuk mengusik dirimu dan kehidupanmu lagi dengan adanya tulisan ini. Tetapi kali ini, aku benar-benar hanya ingin mengenangnya dalam sebuah tulisan. Karena aku takut, suatu saat nanti kau tak bisa bersamaku atau yang lebih ku takutkan lagi kau benar-benar melupakanku dan akupun memiliki hak untuk menulis dan menceritakannya.
Akupun pernah berjanji pada diriku sendiri dan di dampingi saksi, yaitu Tuhan. Aku berjanji, bagaimanapun keadaannya aku akan selalu ada untukmu.
