We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

EPS I - III

5.9K 69 8
                                        

Eps 1

Dibuka dengan orang tua sanchai yang balik ke Taiwan ke rumah yang disewa Lei. Hari itu adalah hari kelulusan F4. San Chai segera bergegas ke Kampus ditemangi ChingHe. Sesampainya di kampus, F4 belum juga keliatan.

Di lain tempat, ada 2 super car yang beriringan (siapa lagi kalau bukan F4) setelah sampai di parkiran kampus, mereka segera berjalan ke arah wisudawan dan disambut dengan meriah. A Shi naik panggung dan langsung meminta Ijazahnya. Setelah itu, ada 4 helikopter yang ikut selebrasi diatas mereka.

Di Pub, F3 bertanya kepada A Shi hendak liburan kelulusan kemana, San Chai meminta ke Pundong. Tapi seperti biasa di tolak A Shi. Kemudian MiZhuo menghamparkan peta dan meminta Ximen untuk memilih dengan busur dan busurnya jatuh ke Barcelona. tapi jelas ditolak mentah mentah oleh San Chai karena dia tidak punya uang. A Shi lalu marah dan bilang, dia akan membiayai semuanya. San Chai menolak keras dan Xi Men bilang, anggap saja uang itu sebagai pinjaman. San Chai setuju memutuskan sepihak soal uang pinjaman itu dan A Shi marah marah karena uangnya bukan berarti pinjaman.

Sesampainya dibandara, F3 sudah berkumpul dan menunggu A Shi & San Chai. Xi Men meminta untuk mengumpulan paspor, saat giliran San Chai dia sudah panik mencari paspornya. sudah dicari di ransel dan kopernya, namun tidak ketemu. A Shi seperti biasa murka dan marah marah ke San Chai. San Chai membatalkan kepergiannya karena dimarahi oleh A Shi. Tak disangka, Ibu San Chai datang bersama Ching He dan memberikan paspornya yang tertinggal di meja rumah.

Saat akan Check in, Ibu San Chai memberi Jimat Merah Longshan Temple dan mengalungkan ke leher A Shi. Ibu San Chai bilang, Jimat itu akan melindunginya. F4 & San Chai pun check in dan terkejut saat 3 temannya tidak ikutan masuk, ternyata F3 berencana memberi kejutan untuk mereka berdua. A Shi & San Chai berangkat ke Barcelona berdua saja.

Sesampainya di Barcelona, San Chai sangat senang dan berlari kesana kemari. A Shi tersenyum melihat polah San Chai. San Chai melihat lihat sekitar dan menemukan cincin bintang, San Chai memakainya dan tersenyum. A Shi bilang, dia bisa membelikan cincin itu jika dia mau. San Chai lalu melepas cincin itu dan bilang, "cincin tak bisa diberikan begitu saja."

A Shi membeli balon yang hendak diberikan kepada San Chai, namun saat diberikan, balon itu lepas. A Shi menenangkan San Chai dan berkata dia akan membelinya lagi. San Chai yang terpesona dengan Barcelona berkeliling kesana kemari yang tanpa ia sadari ia tak bisa menemukan A Shi. Mereka saling mencari satu sama lain. Tak lama, A Shi menemukan San Chai dan segera memanggilnya. San Chai tersenyum haru dan berlari ke arah A Shi. A Shi tersenyum dan berlari seraya memeluk San Chai, A Shi kemudian bilang:

A Shi: Maafkan aku, aku kehilangkan kamu lagi.

San Chai: Aku takut.

A Shi: takkan terjadi lagi. aku janji. Berjanjilah padaku jika kita terpisah lagi, kamu jangan kemana mana. tetap ditempatmu aku akan mencarimu.

San Chai mengangguk sedih dan berkata

"Daoming Si, aku nggak akan menyangka apa jadinya jika aku hidup tanpamu."

A Shi menarik San Chai ke pelukannya, "Gadis Bodoh. Aku akan selalu bersamamu. Selalu." dan mereka berpelukan dengan erat.

Di Hotel, penuh dengan Balon diatas atap, mereka berdua menulis sesuatu diatass postcard. mereka bercanda dan tertawa.

A Shi kemudian berjalan ke balkon dan memegang surat pemberian Lei.

Paginya San Chai bangun dan tidak menemukan A Shi disampingnya. San Chai mencari A Shi dan menemukan kotak berisi pakaian dan memo agar San Chai memakai gaun tersebut serta A Shi sudah menyiapan Limo untuknya pergi ke suatu tempat.

Sinopsis Meteor Garden II (2002)Stories to obsess over. Discover now