Mungkin sekali lagi berteman dengan kecewa,tidak masalah bagiku.
Bagaikan unsur yang berharap menjadi senyawa bersamamu
Walau hanya terlihat dalam bias cekung,
Perasaanku tak dapat diukur dengan besaran.
Tak menguap meski panas.
Tak membeku meski dingin.
Tak melebur meski terkena matahari.
Aku terjerat
Walau hanya menjadi benalu
Setidaknya aku ingin kau sadar
Keberadaanku bukan hanya angan semu.
#wleeeeeekkkkkkkk
This is absurd and maybe disgusting. Sorry.
YOU ARE READING
THINKING.
Poetrysaat itu senja bercerita dengan mata berbinar, sang aurora terus merona dan malam,kembali cemburu. *hanya sekedar melepas penat dengan menulis kata kata.
