Prolog

25 5 0
                                        

--


Kezhia Nathania Alfaro

--

Nando Erlangga Bramaputra

--

Angin berhembus menerbangkan dedaunan kering yang jatuh berserakan dari tangkainya.

Membawa pergi jauh dan entah berhenti dimana.

Embun setia bersama daun hijau yang baru tumbuh. Mengajarkan dinginnya dunia.

Dimana daun kering? Mereka ada bersama dedaunan lainnya. Ada yang masih setia pada tangkai yang mulai mengering ada juga yang sudah berkumpul di bak sampah.

Pagi ini terlihat bayak burung yang berterbangan ria mengitari jalanan kota.

Semua merasakan keceriaan pagi ini. Namun tidak pada dua anak kecil yang masih berumur 7 tahun itu.

"Nando..maaf in Tania ya, Tania harus ikut sama papa ke luar kota. Mama juga ikut,Kak Ersya juga ikut" ucap gadis cilik itu.

"Kamu harus ikut ya?" jawab laki laki kecil yang berhadapan dengan Tania,Nando namanya.

"Kalau Tania enggak ikut,Tania mau tinggal sama siapa?"

"Kamu bisa tinggal di rumah Nando kok. Kan ada mami sama papi nya Nando yang njagain Tania. Kamu jangan ikut pergi ya" jawabnya polos.

"Aku enggak mau pisah sama mama papa. Nando,Tania janji,Tania bakal sering sering telfon Nando,Tania enggak bakal lupain Nando,sampai kapan pun!"

Tania menggenggam tangan Nando erat sambil mengusap air mata sahabatnya itu.

"Tania janji kan? Nanti Nando bakalan kangen sama Tania"

"Tania janji akan sering balik kesini."

Sebuah mobil berwarna silver mendekat dan berhenti di depan Tania dan Nando yang masih saling berpegangan.

Turun lah seorang perempuan dan menghampiri mereka.

"Tania,ayo berangkat,nanti ketinggalan pesawat" ucap Kak Ersya sambil menggandeng tangan Tania.

"Nando,Tania berangkat dulu ya,dadaahhh" Tania melambaikan tangannya dan mengucapkan kalimat perpisahan untuk sahabatnya itu.

"Tania jangan lupain Nando,sering sering telfon Nando ya! Nomer Nando ada di saku jaket Tania!" teriak Nando sambil berlari di belakang mobil Tania.

"Iya Nandooo!"

Mobil pun melesat begitu saja. Sangat cepat hilang dari pandangan menyisakan duka yang menempati ruang di hati.

Nando sayang Tania.


SUNRISETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang