Namaku Audy Rahmilla.. Aku seorang gadis remaja yang bisa dibilang cukup pendiam, bahkan teman-temanku memanggilku dengan sebutan "puteri keraton" karena aku terlalu pendiam katanya.
Hm memang aku akui.. Aku sangat tertutup bahkan dengan teman-temanku sendiri. Aku lebih suka memendam semua yang aku rasakan sendiri.. Seorang diri
Namun semuanya berubah saat dia datang. Kebahagiaanku yang selama ini aku impikan perlahan-lahan mulai aku rasakan..
Dira Angga, memang aku belum terlalu lama mengenalnya tapi dia mampu mengubah diriku menjadi aku yang sekarang.. Audy Rahmilla yang dulu pendiam dan cuek berubah menjadi seorang gadis yang periang dan bersahabat.
----------------------------------------------
Sore itu aku sedang bersandar disalah satu pohon yang ada ditaman, aku menundukkan kepalaku dan memeluk erat lututku.. Aku menangis dalam diam
"Hey"
Aku merasakan ada yang menepuk bahuku pelan. Aku berusaha tidak menanggapinya dan masih tetap dengan posisiku tadi.
Merasa cukup puas menangis, aku mengambil nafas dan menghembuskannya dengan berat.. Aku menepuk-nepuk pipiku seraya berkata
"Lupakan semuanya ayo kamu pasti bisa Milla.. Semangat"
Aku mengusap sisa-sisa air mataku dan sedikit merapikan rambutku. Aku melihat ada sebuah sapu tangan dan selembar kertas tepat disebelahku.
Aku melihat sekitar namun orang-orang disekitarku sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Aku memberanikan diri untuk meraih selembar kertas dan mulai membacanya
"Hey nona, aku sudah lama memperhatikanmu menangis. Pakailah sapu tanganku untuk mengusap air matamu.. Seorang putri tidak boleh terlalu lama menangis dan jangan terlalu lama menunduk nanti mahkota yang kau kenakan bisa terjatuh"
Aku menyunggingkan bibirku dan membentuk segaris senyum disana. Entah kenapa aku merasa tenang setelah membaca isi surat tadi.
Kuraih sapu tangan dan segera memasukannya kedalam tas kecil milikku dan ya dengan surat itu.. Selembar kertas yang berhasil membuatku tersenyum simpul
Aku beranjak dan meninggalkan taman, menuju tempat yang sangat kubenci.. Rumahku
#TBC
