Kringg....Kringg...Kringg
Alarmku berbunyi bertepatan dengan berkumandangnya adzan Shubuh. Kubuka mataku sekaligus mengumpulkan nyawaku yang sebelumya masih berkeliaran dialam mimpi. Kupandangi langit - langit kamarku sejenak, sambil membayangkan bagaimana rasanya menjadi anak SMA untuk pertama kalinya.
Yap, hari ini adalah hari pertamaku masuk SMA.
Hari yang mendebarkan sekaligus yang ku tunggu - tunggu dari dulu. Konon katanya kenangan yang paling indah dan tak terlupakan itu ya waktu SMA. Kenangan perayaan sweet seventeen, ketika pertama kalinya mendapatkan KTP dan SIM, masa - masa sekolah memakai seragam puti abu - abunya, dan kisah cintanya (yang kutunggu - tunggu).
Setelah merasa nyawaku telah terkumpul aku segera menuju kamar mandi dan melakukan rutinitas sehari - hari.
" Annaaa....buruan sarapan. Nanti kalo telat bapak kamu gak mau nganter kamu ke sekolah."
Teriak mama dari arah dapur yang suaranya dapat menembus dinding kamarku. Jangan heran kawan, memang tidak ada yang bisa menandingi suara emak - emak di pagi hari. Dan ya, aku memang memanggil kedua orang tuaku sangat tidak serasi yaitu bapak dan mama. Ok, jangan terlalu dipikirkan.
"Iyaa maa sabar, ini lagi ngepang rambut aku." Balasku tidak kalah kencang.
Fyi, sebenarnya aku tidak pernah mengepang rambutku sebelumnya kalau mau pergi ke sekolah. Kali ini aku terpaksa melakukannya karena peraturan MOS dari sekolahku. Tidak hanya diharuskan mengepang rambut, tetapi juga membuat flower crown dari bunga asli, membuat tas sekolah dari kardus, membawa bekel dengan sebutan yang aneh - aneh dan segala keperluan lainnya. Sungguh merepotkan tetapi aku juga menikmatinya.
" Duh, dimana ya aku taruh pitaku kemarin? Pake acara lupa taruh segala lagi. Gak tau apa aku lagi buru - buru." gerutuku sambil mengobrak - abrik meja rias dan meja belajarku.
'Oh ini dia'
Setelah siap, aku segera meluncur ke ruang makan.
" Pagii semuanyaa." sapaku pada kedua orang tuaku dan kedua kakakku. Kak Juna dan Kak Iris
" Pagi." balas semuanya.
" Ayo buruan kamu sarapannya, nanti bapak telat ke kantornya sayang." ucap mama mengingatkan
" Iya iya bentar, ini juga udah dicepet - cepetin."
Suapan terakhir dari nasi goreng buatan mama sudah terparkir didalam mulutku. Aku buru - buru mengambil folwer crown dari dalam kulkas yang sudah kubuat kemarin sore bersama kedua sahabatku, Sasa dan Dina. Aku menyimpannya dikulkas agar bunganya tetap segar dan awet sampai pulang sekolah. Setelah kupakai dikepalaku aku langsung pamit ke mama untuk berangkat sekolah.
" Mah Anna pamit dulu, Assalamu'alalikum. Ayo pak." sembari menuju kemobil bapak
" Iya hati - hati."
"Lupa nih kalo punya kakak?" sindir kak Juna sambil mengecek email dari tabletnya.
"Iya nih masa gak pamit sama kakak juga?" timpal kak Iris tak mau kalah
"Eh iya lupa, he he he. Kakak kakakku yang cantik dan ganteng. Sory lah kak, maklum aku kan buru - buru. Jangan baperan deh. " balasku sambil berpamitan kepada kedua kakakku
"Yeee, sapa juga yang baperan." balas kak Iris gak terima
"Udah - udah, kalian ini masih pagi udah pada ribut." ucap mama
" Ma, bapak berangkat dulu ya." pamit bapakku.
" Iya hati - hati dijalan ya pak, jangan ngebut." sambil mencium tangan bapak.
"Udah dicek lagi barang bawaannya Na? Gak ada yang ketinggalan lagi kan?" tanya mama sambil mengantar aku dan bapak menuju mobil.
"Iya mah udah beres dan siap semua. Bye mamah." balasku sambil menuju kedalam mobil dan berdada ria
Hari ini aku bener - bener merasa bersemangat sekali. Dan udah gak sabar bertemu dengan kedua sahabatku dan teman - teman baru disekolah. Membayangkannya saja membuatku semakin bersemangat. Semoga saja hari - hariku di SMA akan berjalan dengan lancar dan baik - baik saja.
'Yey, I'm ready for my first day'
!!!FIGHTING!!!
××××××VOTE & COMMENT××××××
YOU ARE READING
Anna
RomanceIni merupakan perjalanan kisah cinta seorang gadis remaja di bangku SMA yang mencari jati dirinya. Dia bernama Anna. Gadis biasa saja yang jatuh cinta kepada teman lelakinya sejak pandangan pertama. Akan tetapi, ia telah memiliki seorang kekasih y...
