Cewek yang bekerja ditoko roti itu berharap
Agar bisa bekerja dikantor
Bukankah itu adalah impian yang terlalu tinggi
Sedangkan kwon min ra cuma lulusan SMA yang sangat pelosok.
Ternyata impiannya itu tercapai,
Bukan hanya itu dia bahkan bertemu den...
Jangan pelit tekan⭐ Jangan pelit kasih voment kakak^^ --------------------------------------------------
Kringg..kringg...kringgg.....
"5 menit lagi, ayolah aku masih ingin bermimpi" Cetuh min raa dengan nada yang malas Setiap hari inilah yang dilakukannya dia lebih menikmati dunia mimpi dari pada kenyataanya
Srupp..srupp Min raa menyeruput mi ramen itu dengan lahap Sepertinya dia habis hibernasi 2 bulan Hehe Tidak, karna dia emang ratu makan Dia selalu makan banyak, hingga uang bulanannya habis untuk membeli cemilan dan makanan kulkasnya hampir tidak pernah kosong.
Ting! Suara nyaring notif chat itu membuat min raa menghentikan makannya "Oi coeg mau kerja kaga? Lama amat lu" " aishh..! Bisa kaga lu biarin gua makan dengan tenang!" Min raa marah marah pada layar hpnya sendiri kek orang gila.
Min raa menyiapkan semuanya dan pergi ke toko roti tempat pekerjaannya Toko roti itu tidak jauh dari rumahnya Hanya bejalan 10menit munkin sudah sampai
"Selamat pagi..aku datang" Ucap min raa pada karyawan teman kerja min raa Min raa menghirup aroma roti nanas yang sangat wangi itu. " min raa kau emang mau kerja apa bermalas malasan" Ucap karyawan didekat oven "Hadehh..diamlah urus saja dirimu sendiri" Cetus mira dengan judes Dan berlanjak pergi dari sana.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Min raa disana sebagai pelayan dan kasir Karyawan disana suka bertukar tempat sesuai yang mereka bisa.
Min ra disana cukup jutek dan agak tomboy Dia selalu masa bodoh disekitarnya Tapi dia juga bisa menjadi orang gila jika berada didekat orang yang dia sayangi.
"Selamat pagi.." Cowok yang tinggi dan berpakaian rapi memasuki toko roti itu, Semua orang terpesona pada cowok yang barusan masuk , kecuali min raa dia tidak tertarik sedikitpun,Bahkan melirik pun segan.
"Saya pesan roti nanasnya." Pinta cowok itu kepada min raa " oh..oke, kamu ingin memesan berapa?" Jawab min raa tanpa menoleh sedikitpun. Min raa membuat cowok itu tertarik dan menantang "Saya pesan roti nanasnya 2 dan saya pesan kamu" Cowok itu membuat gombalan yang pastinya min raa tidak tertarik " heh! Lu pikir gua barang bisa dipesan, wah ngajak berantem!" Kata kata min raa mengejutkan semua karyawan disana ucapan yang sebelumnya sopan berubah menjadi kasar dan membuat cowok itu kaget " hehe maaf bercanda tadi" Cowok itu menunduk setengah badan pada min raa Kwon min langsung membayar roti dan belanjak pergi dari toko roti itu Semua terdiam dan memandang min raa dengan tajam "Apa!!" "Min raa lu cantik tapi jutek amat ntar jodoh lu kabur loh" Seseorang wanita berkata dengan nada mengejek "Bodo, namnya jodoh kaga kemana, yang pastinya menrima apa adanya, kok jadi urus hidup gua sih" Cetus min raa pada karyawan itu
Cowok barusan melihat semuanya dari luar jendela dia merasa tertantang karna baru kali ini dia melihat cewek yang tidak tertarik sama sekali padanya Padahal biasanya semua cewek akan jatuh cinta pada kwon min hanya dengan mendegar suaranya
"Tuan kwon min ayo sudah hampir terlambat" Ucap seorang berbaju jas hitam pada cowok itu "Baikalah,ayo berangkat!" jawab semangat kwon min Cowok itu bernama kwon min dia adalah seorang pengusaha yang kaya dan terkenal Kwon min cukup tampan dan kaya Tapi anehnya kwon min menyukai cewek yang sederhana Itulah perbedaan kwon min dari cowok lain Kwon min tidak menyukai cewek yang terlalu bergaya, alias rempong.
"Eh..bisakah kita kesini lebih sering" Kwon min bertanya pada bodigat itu "Ntahlah..mungkin bisa jika tuan telah menyelesaikan tugas tuan" Jawab bodigat itu dengan tegap. "Ohh..baiklah" Jawab kecewa kwon min bodigat itu tau pasti kwon min itu seperti apa dari suaranya kwon min merasa kecewa. "Maaf tuan".