Pukul 4 sore..
Sekarang aku berada dalam mobil yang sedang dikemudikan ayah. Kami menuju kota baru yang akan kami tinggali mulai nanti.
Kami pindah kota karena ayah dipindahtugaskan oleh perusahan. Sejak dulu kami memang tidak punya tempat tinggal tetap. Setiap beberapa tahun, ayah selalu dipindahtugaskan ke kota lain. Terakhir kami pindah adalah 5 tahun yang lalu, saat aku baru kelas 1 SD.
Aku baru saja menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar beberapa bulan lalu. Aku lulus dengan nilai tertinggi disekolahku.
Sedih rasanya meninggalkan kota lamaku. Belum berapa lama, aku sudah rindu dengan teman-temanku. Mereka adalah teman-teman yang baik. Kita selalu bermain bersama, belajar bersama, melakukan hal-hal yang seru bersama. Tapi aku tidak bisa melakukan apa-apa. Itu sudah pekerjaan ayah.
Aku menatap ke luar jendela mobil. Kami masih jauh dari pemukiman penduduk. Yang terlihat diluar hanya pepohonan. Aku menghela nafas panjang. Aku harus beradaptasi dengan kota baruku, teman-teman baruku, dan sekolah baruku.
"Kamu sudah lapar, Rei ?" Kata ibu memecah keheningan. Ibu menyodorkan kotak bekal kepadaku.
"Tidak, aku baru saja menghabiskan sebungkus camilan"
"Baiklah" Ibu kembali menghadap depan.
Aku bosan berjam-jam dimobil hanya menatap hutan-hutan diluar jendela. Aku memutuskan membuka hp-ku.
Banyak sekali kiriman pesan dari teman-temanku. Aku akhirnya Chatting dengan mereka.
Smell Onion (Profilename) : Hai Rei, bagaimana kabarmu? Apa kamu sudah tiba di kota barumu? Oh iya, selamat kamu mendapat nilai terbaik :D
Rei : Aku baik-baik saja, La. Sekarang aku masih berada dimobil.
Rei : Terimakasih atas ucapan selamatnya :)
SO : Hehe. Semoga kota barumu menyenangkan.
Rei : Iya, semoga. Wkwkwk.
Rei : Eh, La. Bagaimana keadaan teman-teman disana?
SO : Hmmm. Hadi baru saja membeli sepeda baru. Tapi baru dipakai beberapa jam, sepeda itu sudah rusak. Kamu tau kan dia seceroboh apa XD.
Aku tertawa mendengarnya. Aku teringat beberapa bulan lalu dia salah memasukan gula kedalam nasi goreng waktu ujian praktik memasak.
SO : Lalu Rena, dia sangat bersedih kamu pindah. Rena sejak dulu menyukaimu lho.
Aku baru tau fakta itu. Aku memang kurang peka soal cewek.
SO : Oh iya, kota yang akan kamu tinggali itu kota FA kan? Kota itu kan kota yang akan dikunjungi BoyBand terkenal dari negara KS untuk konser beberapa bulan lagi.
Rei : Entah, aku tidak tau.
SO : kamu gimana sih? itu kan konser besar! Masak tidak tahu.
Rei : Haha
SO : kalau gitu, beberapa bulan lagi kami akan mengunjungimu juga saat kami menonton konser. Btw, tolong bantu pemesanan tiket konsernya ya. Kamu kan di kota itu. Jadi bisa mendaftar lebih cepat.
Rei : Haha, kok kamu suka sama BoyBand dari negara itu. Bukanya kamu itu kaum bawang ya?
SO : hehe. Aku lebih menyukai cowok nyata :D . Apalagi ketua dari band itu, Mimin Hoo. Dia ganteng banget. Gwi Yeo Wun. XD
Rei : haha
SO : Jangan lupa lho tiketnya!
Rei : Ok. :D
Aku menutup pesan dengan SO, berganti ke pesan yang lain.
Fandra : Eh. Makasih kamu memberikan ps6 mu. Km baik bgt sih XD
Rei : Hehe. Tidak apa-apa. Lagian aku sudah smp, gk main lagi.
Fandra : ku-doa-in kamu cepet dapet pacar disana. Wkwk.
Rei : Hehe. Kamu aja belum.
~~~~
Handsom : Eh. Bro. Disana banyak cewek cantik gk?
Rei : manakutahu. Kalu ada cewe cantik, mending juga buat aku :D
Aku juga membalas pesan-pesan lainya. Aku sudah Chatting selama 30 menit. Matahari sudah mau tenggelam.
Aku memasukan hp-ku, kembali menatap keluar jendela mobil. Kembali bosan.
YOU ARE READING
Zero
HorrorHai, namaku Rei. aku pindah kekota baruku karena pekerjaan ayah. Aku harus segera beradaptasi dengan kota baruku. Mulai dari Lingkungan tempat tinggalku, sekolahku, dan teman-teman baruku. Aku bersekolah di sekolah favorit kota itu. Nama sekolah it...
