Sore ini aku berdiri di rooftop rumahku.
Di rooftop inilah tempat aku melarikan diri sejenak untuk merenungkan hal apa saja yg memengaruhi hidupku.
Hal mempengaruhi hidupku adalah orangtua,sekolah,sahabat tanpa mereka aku tak tau lagi harus bagaimana?
Jika kalian bertanya apa aku memiliki kekasih atau tidak?jawabannya,iya.
Tapi rasa-rasanya aku seperti tidak memiliki pacar setiap harinya,jika dia pacarku kenapa dia mengantar pulang teman perempuannya sementara aku selalu pulang bersama ojek online,mengapa dia sering menghabiskan weekendnya bersama teman perempuannya juga,sementara aku selalu menghabiskan weekend dirumah saja.
Aku harus bersikap seperti apa?aku harus selalu berpura-pura memaklumi sifat pacarku.
Lalu aku harus seperti apa lagi?semua yg dia inginkan tentangku selalu aku turuti,halah sudahlah mataku juga capek harus selalu tangisin dia.
Toh,yang penting sekarang bagaimana caranya aku bisa terbebas sebagai predikat Pacar Rasa Teman.
Kuping ku sudah terlalu terlatih jika mendengar kabar bahwa pacar ku sering mengantar dan menjemput sahabat perempuannya itu.
Lalu gunanya aku apa?oiya gunaku untuk dia adalah sebagai pacar yang dianggap disaat butuh saja.
YOU ARE READING
Go,Lost Forget it!
Teen FictionAku memang mencintainya begitupun dia,tapi untuk apa berdiri disini berdiam diri menggantung sebuah hubungan yg sudah tak tau arah? Apakah aku harus pergi?hilang dan melupakan dia,agar aku menemui bahagia ku bersama laki-laki yg memang diperuntukan...
