Aku berlari dengan penuh semangat menuju sekolahku yang ada di ujung jalan. Sudah Jam setengah tujuh lewat lima dan aku yakin aku pasti telat, kali ini aku telat karena aku bangun kesiangan dari tidurku malam tadi, ya memang aku punya kebiasaan jelek yaitu susah untuk bangun pagi. Dengan susah payah aku menuju sekolah yang akhirnya aku sampai juga di depan gerbang sekolah gerbang besar berwarna biru langit. Tapi karena aku telat pastinya aku tidak akan masuk lewat depan gerbang sekolah ini bisa-bisa Pak Juned satpam sekolah malah akan menyuruhku pulang dan tidak akan membiarkan aku masuk karena sudah pasti alasannya karena aku telat.
Aku pun tidak kehabisan akal aku berlari menuju halaman belakang sekolah, setelah sampai di halaman belakang sekolah aku lalu mengambil hp ku dari dalam saku rok putih abu-abu ku, dan dengan cepat aku menghubungi orang yang pastinya bisa membantu ku untuk masuk ke dalam sekolah.
"Hallo !! Jerry tolongin aku dong !!" Pinta ku langsung tanpa ada basa-basi.
Jerry adalah temanku, bukan lebih tepatnya sahabatku yang sudah mengenal aku dengan baik. Kami berteman sejak kelas 2 SMP saat kami satu kelas hingga sekarang kami sudah ada di kelas 2 SMA, walaupun tidak sekelas lagi tapi aku dan Jerry masih bersahabat dengan baik, dan aku harap kami akan selalu begitu.
"Hallo Chik, kamu dimana ??" Tanya Jerry.
"Aku telat nih Jer, dan sekarang aku ada di luar halaman belakang sekolah. Bantuin aku, Jerry !!" Pinta Chika.
"Iya-iya, kamu tunggu disitu jangan kemana-mana !!" Jawab Jerry. Lalu Jerry menutup teleponnya dan segera pergi menemui Chika. Dengan nafas tersengal-sengal karena berlari Jerry sampai juga di halaman belakang sekolah.
"Chika, kamu masih disana ??" Teriak Jerry.
"Iya aku masih disini, nggak usah teriak-teriak gitu nanti ketahuan sama Pak Juned !!" Jawab Chika.
"Iya, udah cepetan lompat !!" Perintah Jerry.
"Iya, nanti tangkap dari bawah ya !!" Pinta Chika.
"Iya.
Setelah menyusun strategi masuk lewat tembok belakang sekolah siap Chika menginjak salah satu pinggiran tempat sampah yang terbuat dari semen yang ada disitu bentuknya cukup besar dan tinggi cukup sebagai pijakan chika untuk melompati tembok belakang sekolah, Chika lalu bergegas memanjat tembok tersebut. Sementara Jerry sudah menunggu dirinya di bawah untuk menangkap Chika.
"Ayo lompat Chik !!" Perintah Jerry yang sudah siap menangkap Chika dengan membuka tangannya lebar-lebar. Chika pun melompat ke arah Jerry.
"Yaappp !!" Jerry berhasil menangkap Chika dengan baik.
"Hahh...akhirnya bisa masuk juga, makasih ya Jer, kamu memang sahabat terbaikku !!" Puji Chika sambil menepuk pundak Jerry.
"Kamu kenapa sih Chik, udah 3 hari telat terus ??" Tanya Jerry penasaran.
"Iya maaf-maaf, akhir-akhir ini aku susah tidur paling cepat baru bisa tidur jam 11, tapi janji deh besok nggak telat lagi."
"Semoga aja omonganmu kali ini benar." Ucap Jerry datar seperti meragukan janji yang Chika ucapkan tadi.
"Kamu ngeraguin aku ? bener besok aku nggak telat lagi deh !!"
"iya-iya. Aku masuk kelas dulu ya soalnya hari ini aku ada tes fisika." Pamit Jerry.
"Iya, makasih ya, Jerry !!" Ucap Chika tersenyum dan dibalas senyuman juga oleh Jerry.
Sepeninggalnya Jerry, Chika masuk mengendap-endap menuju ke kelasnya yang ada di lantai dua untungnya kelas tersebut belum ada gurunya, Chika lalu masuk dan duduk dibangkunya sembari menarik nafas lega karena sudah berhasil masuk ke kelas dengan sukses.
YOU ARE READING
I love you, and love him
Romance"Ya terserah kamu Chik, tapi aku minta kamu tahu posisi kamu dan kamu juga harus tahu posisi aku, aku minta kamu jangan samain aku sama Dira temen perempuanmu, karena aku bukan Dira, aku Jerry teman laki-lakimu." Tegas Jerry sambil menatap lekat ked...
