Teruntuk seseorang yang pernah hadir didalam hatiku.
Teruntuk seseorang yang pernah hadir memberikan luka yang begitu menyakitkan.
Teruntuk seseorang yang kini kembali lagi, seolah menawarkanku banyak mimpi dan kenangan indah.
Apa yang kamu rasakan? Apa kamu merasakan, perasaan yang dahulu aku rasakan? Apa kamu sudah mulai merasa kehilangan sosok diriku? Apa kamu sudah mulai berusaha untuk mengagumiku, dan menarikku kembali ke lembah hatimu itu? Teruntuk kamu seseorang yang ku anggap sebagai langitku, yang kini selalu meneduhkanku, menemaniku kapanpun. Langit biru yang selalu bisa menenangkan hatiku. Kamu juga bagai bintang yang ada dilangit. Kamu indah, tapi kamu sangat jauh untukku gapai, sepertinya tidak mungkin kamu menjadi milikku saat ini, tapi aku tidak tahu apa rencana Tuhan selanjutnya.
