Lights

185 55 2
                                        

Inspired by Greyson Chance - Sunshine & city lights MV

Pukul 22.00, seorang lelaki memandang ke sebuah rumah yang ada didepannya sambil menunggu seseorang keluar dari rumah tersebut.

Dia memandang pada sebuah jendela kamar yang ada di lantai dua, jendela itu terlihat gelap, menandakan seseorang yg ada dibalik jendela itu sudah tidur.

"Apakah dia sudah tidur? Dia melupakan janjinya dengan ku?" Lelaki itu, Jungkook, berbicara pada dirinya sendiri, ia berpikir seseorang yang ditunggunya itu sudah tidur dan melupakan janji mereka.

Terdengar suara pintu yang dibuka dari dalam rumah itu dan tidak lama muncul lah seseorang yang ditunggu Jungkook.

"Maaf membuatmu menunggu" sang gadis -seseorang yang ditunggu Jungkook- mengucapkan itu dengan raut wajah bersalah.

"Tidak masalah, aku baru menunggu sebentar" Jungkook turun dari sepedanya dan menghampiri sang gadis.

Ya. Jungkook memang menggunakan sepeda saat datang.

Jungkook merapihkan jaket yang dikenakan sang gadis agar gadis itu tidak merasa kedinginan, ia tidak ingin gadisnya ini sakit nantinya.

"Kita mau kemana?" Tanya gadis itu dengan menatap Jungkook yang ada dihadapannya.

"Kemanapun kau mau" Jungkook tersenyum kemudian berjalan menghampiri sepedanya. "Ayo naik" tambahnya.

Sang gadis, Yein, menghampiri Jungkook dan segera menaiki sepeda itu. Yein berdiri dibelakang Jungkook dengan kedua tangan yang memegang bahu lelaki itu.

Jungkook segera mengayuh sepeda dengan semangat, sesekali ia mengerem dengan keras agar Yein memeluknya.

Diperjalanan mereka habiskan dengan tertawa bersama, menikmati waktu berdua di keheningan malam tanpa ada yang menganggu.

~~~~~~~~~~~~

Jungkook dan Yein, mereka berdua memutuskan untuk mampir sebentar di Sungai Han untuk sekedar duduk menghilangkan rasa lelah Jungkook yang sudah mengayuh sepeda cukup lama.

"Yein-ah" Jungkook bangkit berdiri dan mengambil sebuah batu.

Yein yang melihat itu hanya menatap Jungkook dengan wajah bingung.

Jungkook yang mengerti itu segera berbicara kembali "ayo kita bermain game, kita akan melemparkan sebuah batu ke sungai dan siapa yang jarak lemparannya paling jauh maka dia menang."

"Okay. Ayo kita lakukan" Yein berjalan menghampiri Jungkook dan mengambil sebuah batu juga.

"Tunggu. Tidak seru jika tidak ada hukuman untuk yang kalah"  ucap Jungkook

Mereka berpikir sejenak untuk hukuman yang kalah.

"Yang kalah harus menuruti permintaan yang menang, tapi hanya satu. Bagaimana?" usul Yein.

"Call! Ayo kita mulai. Pada hitungan ketiga kita akan melemparnya bersamaan" ucap Jungkook yang sudah siap dengan posisinya.

Yein hanya mengangguk sebagai balasan.

"Satu... dua.... tiga..."

"Yesssss!!"

"Yahhhhhhh"

Dua teriakan itu terdengar bersamaan, teriakan bahagia karena menang dan teriakan kecewa karena kalah.

"Aku menang" Jungkook berucap dengan senang karena berhasil mengalahkan Yein.

"Apa permintaanmu?" Sedangkan Yein menjawab dengan kesal, kesal karena Jungkook mengalahkannya.

Jungkook terkekeh melihat wajah Yein yang kesal "nanti saja, aku akan memikirkannya dulu" ucapnya, lalu dia menghampiri Yein dan menggenggam tangan Yein mengajaknya untuk menaiki sepeda kembali.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 08, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Sunshine & City lights (jjkxjyi)Stories to obsess over. Discover now