Prologue

12 4 2
                                        

YOOO KETEMU LAGI SAMA AUTHOR NEWBIE YANG COBA BERKARYA, NAMUN KARYANYA SELALU DIKACANGIN:"V MOGA YG INI NGGK YA
.
ENJOY READING MY 2ND STORY IN WATTPAD.
BAE BAE:"V


     "Selamat pagi, Shiro" ucap seseorang di belakangku.
   "Ah, selamat pagi juga, Midori" ucapku menjawab sapaannya.


   Keseharian yang kujalani terbilang normal, hanya saja dunia ini sudah berubah ketika munculnya tanda yang dapat memberi kekuatan yang disebut "Power Tag".

     Menurut kisah, Power Tag pertama kali muncul ketika terjadi sebuah penyerangan  besar-besaran dari luar angkasa ke bumi ini, dan membuat dunia yang dalam keadaan damai menjadi sangat kacau. Setidaknya ada 15 Negara yang diluluh-lantahkan pada saat itu.
Walau dalam sekali serangan 15 negara bisa rata hanya dalam waktu sehari, sungguh mengerikan bukan?
   Tapi, ajaibnya tak ada satupun korban jiwa pada insiden itu.

   Tercatat ada seorang pemuda yang mendatangi 15 negara itu bergantian dalam 1 Hari dengan tujuan untuk melindungi, menyembuhkan, bahkan mengembalikan yang sudah meninggal. Sungguh luar biasa.
Karena itulah tidak ada satupun korban jiwa dalam insiden itu.
Karena itu juga dia menjadi legenda dan dijuluki "Dewa Takdir"

"Sharer" itulah kekuatannya. Kekuatan dimana ia mampu memberikan kekuatan pada siapapun yang dia kehendaki.

Sejak saat itulah Power Tag mulai berkembang dan menyebar luas ke seluruh dunia.

Seperi itulah kisah yang diceritakan di buku sejarah, tapi tak pernah diceritakan bagaimana dunia ini bisa selamat dari serangan makhluk asing yang sangat kuat pada saat itu.
Sudah 1200 tahun berlalu dan dunia kembali damai.


   "Aku Okumura Shiro, anak kelas 2 Akademi CG. Seorang anak yang ganteng, pintar dan tentu saja terkenal di kalangan gadis-gadis"

   "Woyy kampret ngayal aja lu!! Make kekuatan aja masih ngaco sombong lagi!!" Teriak seorang anak dari kursi barisan belakang.

   "Diem lu kuro!! Muka lu aja kek comberan becek gitu, ledekin gw lagi" balasku kesal bercampur dangan rasa ingin jahil.

   "Apa lu bilang?"

   "Apa hah?"

   "Kalian berdua!! Berdiri di lorong. Perkenalan saja kok sampe ribut" ucap wali kelas baruku yang juga pamanku, Okumura Ishida.

   "Elu sih!" Ucapku

   "Elu kali"

   "Lu yang mulai woy!!"

   "Ngajak ribut hah?"

   "Sini njirr"

   "Woy...!!!! Kalian ini dikelas ribut, diluar kelas juga ribut. Bisa diem gak hah?!?" Ucap pak Ishida.

Pak Ishida hanya panggilanku kepadanya saat sekolah saja, kalau di rumah ya biasa.

"Ma-maaf pak" ucap kuro
.
.
.
.
.

NAH GMNA SUKA GAK NIH? KLO SUKA JANGAN LUPA BUAT VOTE DAN COMMENT, KLO PADA SUKA INI CERITA BAKAL DILANJUTIN. OKE:'V
SORRY KLO BANYAK TYPO

The UltimateWhere stories live. Discover now