Sebuah surat lusuh tergeletak begitu saja diatas meja putih
Tak jauh dari sana seorang gadis berambut panjang duduk didekat jendela kamarnya
Gadis itu menekuk kakinya dan memeluknya dengan erat
Rambut panjangnya menitikkan tetesan air membasahi dress putih panjang yang dikenakannya .
Gadis itu menatap keluar jendela, langit nampak sangat gelap terdengar suara gemuruh
Sedikit demi sedikit langit gelap itu mulai menjatuhkan bebannya dan mulai deras seiringan waktu
Gadis itu menjulurkan tangannya
"Kamu menangis?" tanya nya
Air mata yang tak mampu lagi ditahannya kini sudah jatuh membasahi pipi pucat nya
Dia menangis sejadi-jadinya hampir berteriak mengalahkan suara hujan diluar sana
Sementara hujan diluar sana semakin deras dan gemuruh semakin terdengar menakutkan
"Aku tidak akan datang!, jadi berhentilah menangis meraung-raung seperti ini" ucapnya hampir pada dirinya sendiri
YOU ARE READING
langit
Teen Fictionmalaikat maut itu tersenyum sangat lebar dia tertawa. bagaimana bisa disetiap senyuman malaikat maut itu, aku melihat pelangi muncul aku benci senyumannya aku benci ketika dia tertawa dan aku membencinya! ucap rin dalam hati. tapi mata hitam m...
