Farren's Dream

271 4 0
                                        

Disuatu malam yang dingin ini, seorang anak yang berusia enam tahun meminta sang Nenek untuk membacakan sebuah dongeng pengantar tidur. Seperti biasanya, anak ini selalu meminta Neneknya untuk membacakan sebuah dongeng setiap malam.

Biasanya, anak ini selalu meminta dibacakan dongeng seperti kancil dan kawan-kawannya. Namun, malam ini saat sang Nenek hendak membacakannya dongeng sang cucu tiba-tiba bertanya.

“Nenek, apa kau tahu letak Bikini Bottom itu dimana?”

Sang Nenek terdiam cukup lama. Setahunya, nama kota itu hanya ada dalam film kartun yang selalu di tonton oleh cucu keduanya.

“Itu hanya ada dalam film kartun Spongebob.”

Sang Nenek kembali fokus pada buku dongeng yang dipegangnya. Saat hendak membacakannya sang cucu pun bertanya kembali.
“Nenek, kenapa nama kota itu harus disebut Bikini Bottom?”

Sang Nenek yang merasa jengkel dengan pertanyaan sang cucu pun menjawab dengan gemas.

“Karena Spongebob warnanya kuning.”

Tanpa menghiraukan wajah kecut cucunya, sang Nenek pun memberi instruksi untuk diam. Saat hendak membacakan satu kalimat awal sang cucu pun kembali bersuara.

“Nenek, Farren ingin pergi ke Bikini Bottom!”

Sang Nenek pun mengerjapkan matanya. Melihat sang cucu yang cukup membuatnya jengkel kali ini tak hayal membuat semangat sang Nenek untuk bercerita luntur.

“Farren diam ya. Nenek mau bercerita sekarang.” Kata sang Nenek memperingati.

Farren pun mengangguk dan merebahkan tubuhnya dengan posisi yang nyaman. Sang Nenek tersenyum melihat cucunya kembali menurut.

“Pada zaman dahulu---“

“Nenek tidak sedang bercerita tentang Kancil dan kawan-kawannya, kan? Farren bosan,” Sela Farren sambil memicingkan matanya.

Sang Nenek menghela napas mendengar pertanyaan sang cucu yang tiada akhirnya.

Oh ayolah! Nenek ini berani bersumpah jika bokongnya sudah gatal untuk berbaring...

Sang Nenek pun menutup buku ceritanya sebentar. Matanya langsung terbuka lebar saat mendapati judul cerita yang lain.

“Ini cerita Mimi Peri yang pergi ke Bikini Bottom.” Jawab sang Nenek seadanya.

Farren merasa terkejut mendapati judul yang menggelikan itu. Lantas matanya menatap sang Nenek yang sedang kebingungan.

“Apa Nenek mengambil buku ini dari tas Ayah?” selidiknya lalu bangun dari pembaringan.

Sang Nenek menggeleng. “Tidak. Nenek menemukannya di ruang tengah.”

Farren pun mengangguk saja tanpa mau memperpanjang perdebatannya dengan sang Nenek.

“Nenek, Mimi Peri saja sudah berwisata ke Bikini Bottom. Masa aku nggak?” Protes Farren sambil merajuk.

Sang Nenek kembali menghela napas untuk kesekian kalinya. Malam ini mungkin akan menjadi malam yang panjang untukknya.

“Farren rebahan lagi ya. Akan nenek ceritakan dongeng yang lain.” Kata sang Nenek sambil merebahkan kembali tubuh mungil Farren.

Bokongnya yang sudah tak seindah dulu pun ia daratkan disamping Farren yang masih menatapnya.

“Nek, ceritakan kisah Spongebob yang berjuang melindungi formula rahasia dari Planton,” Pinta Farren sambil mengerlingkan matanya.

Demi keselamatan jam tidurnya, sang Nenek pun mengangguk. Farren bersorak saat Neneknya mengabulkan permintaanya.

Nenekku Tertinggal di Bikini BottomStories to obsess over. Discover now