prolog

13 0 0
                                        

Entah lah. Sampai kapan persahabatan ini akan berlanjut. Dia benar benar membuat ku muak dengan semua tingkahnya yang seolah seolah tidak mengganggapku ada. Disini, dia yang tidak menyadari keberadaan ku atau aku yang terlalu bodoh? Yang terlalu berharap padanya.

Jika di ingat ke masa lalu, aku mengingat bagaimana perjuangannya agar bisa besahabat dengan ku. Iya. Hanya bersahabat.

Apa kah aku terlalu bodoh mencintai seseorang yang harusnya tidak aku cintai? Tapi bagaimana lagi? Ini perasaan ku. Ini hidup ku. Aku berhak mencintai orang yang telah membuatku nyaman. Tapi, apakah orang itu akan tetap bersamaku jika dia tau bahwa aku mencintainya?

Aku harap IYA:)

Bandung, 12 mei 2017

Friend ZoneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang