mentari mulai menyinari melewati jendela kamarku dan menyorot kedalam gorden kamarku, aku terbangun dan kubuka mataku secara perlahan karena terasa perih di mataku ini.
saat ku buka mata aku langsung membawa ponsel ku yang berada di atas nakas.
"hwaaaaaa udah jam 6.45 , aku telat lagi" segera aku berlari menuju kamar mandi untuk mandi dan berganti baju dengan baju seragam putih abu ku.
selesaiiiiiiii, akhirnya aku berlari menuju lantai bawah dan sesegera mungkin menyalami tangan bunda
"loh anak bunda telat lagi" nada bicara bunda seperti mengejek terhadapku, aku hanya tersenyum dan segera ku salami tangan bunda.
"hati hati ya bawa motornya, dasar si neng neng kebiasaan di bangunin dari jam 5 supaya sholat subuh eh gabangun wae" itu bunda tiap pagi pasti begitu, bundaku namanya Heni Tyanny, bunda memang bawel seperti layaknya ibu ibu yang kalian tahu tapi bunda begitu karna sayang anaknya. Aku anak pertama dari 2 bersaudara , aku Karin octaviani aku lahir di bandung tepatnya di bulan oktober dan adiku bernama Tyanny Gisella umurnya baru 6 tahun sekarang dia kelas 1 SD.
aku segera berlari menuju halaman rumah dan sesegera mungkin melajukan sepeda motorku menuju sekolah.
YOU ARE READING
complement
Teen Fiction"karena aku tahu perbedaan itu yang menjadi pelengkap untuk hubungan kita"
