Alia berjalan menuju koridor pintu untuk keluar menuju kamar mandi. Hari ini adalah hari pertamanya masuk SMA. Orang tuanya telah meninggal karena kecelakaan waktu dirinya masih kecil. Sekarang dia hanya anak angkat. Dia anak yang pendiam, pintar, dan selalu mengerjakan pekerjaan sendiri. Dulu teman SMP nya sering mengejeknya karena sifatnya yang pendiam itu tidak mau terbuka ke semua orang. Namun dia cuek saja terhadap perlakuan temannya itu.
Usai mandi, Alia langsung siap-siap ganti baju sekolah dan setelah itu makan. Bukunya sudah tertata rapi di tasnya, sebab setiap malam dia selalu belajar dan setelah selesai langsung menata bukunya ke dalam tas.
"Ma, Alia berangkat" seru Alia pada ibunya.
" Iya Al, hati-hati " sahut ibunya.
" Ya, Ma"
Sesampainya di sekolah, Alia langsung menuju ke kelasnya. Ia masuk ke kelas X F. Hanya sedikit anak yang sudah di kelasnya karena masih terlalu pagi. Alia mencari tempat duduknya. Kebetulan yang di sebelahnya itu adalah laki-laki.
" Hai.. " sapa laki-laki itu.
Alia hanya tersenyum tipis lalu lelaki itu kembali bertanya kepada Alia.
" Namamu siapa? " tanya lelaki itu.
" Alia " jawab Alia namun tidak menatap wajah lelaki itu.
" Oh. kau tidak bertanya namaku? " tanya lelaki itu lagi.
" Eh.. Na. namamu siapa? " tanya Alia tersendat-sendat.
" Aku Zarco" jawab lelaki itu tersenyum. Alia hanya tersenyum tipis lalu kembali menatap ke depan.
Bel masuk pun berbunyi, semua siswa masuk ke dalam kelasnya masing-masing. Disusul dengan guru yang masuk ke dalam kelas. Semuanya terdiam karena belum saling mengenal.
"Selamat pagi anak-anak " sapa guru tersebut.
" Pagi, Bu!! " jawab mereka tersentak.
" Selamat datang di sekolah ini, saya akan menjadi wali kelas kalian. Perkenalkan nama ibu adalah Ibu Laraswati Qaina Sari, panggil ibu Bu Laras aja. Sekarang ibu minta kalian untuk saling mengenalkan diri. Dimulai sesuai urut absen ya.. "
Kebetulan Alia adalah nomer absen pertama karena awal abjadnya 'A'.
" Ya, pertama adalah Alia Sidwira Givara.. Silakan Alia.. " panggil guru itu kepada Alia.
" Hai.. Nama saya Alia Sidwira Givara, panggil saja Alia"
"Bagus, Alia silakan kembali ke tempat dudukmu.. "
Alia pun kembali ke tempat duduknya. Setelah semuanya selesai mengenalkan diri mereka masing-masing, baru dilanjut dengan pelajaran.
Bel istirahat pun berbunyi, seluruh kelas riuh berbondong-bondong pergi ke kantin. Karena mereka sudah saling mengenal, mereka pun langsung mengajak teman-teman yang lainnya, bahkan Alia pun diajak, namun Alia menolak dan memilih untuk pergi ke kantin sendirian.
"Al, kantin bareng yuk.. " Zarco mengajak Alia pergi ke kantin, namun Alia menolaknya. Zarco mengernyitkan alisnya saking bingungnya terhadap teman sebangkunya yang selalu sendirian sejak pagi. Akhirnya Zarco pergi dengan teman laki-laki yang lain dan meninggalkan Alia.
Di tengah perjalanan menuju ke kantin tepatnya di depan X A, Alia dihadang oleh saudara angkatnya yang merupakan anak kandung dari ibu angkatnya.
"Eh, Alia.. Lo masuk kesini juga? Hebat yah, tapi lo ngga usah sok-sokan disini. Apalagi sama cowok.. Inget, lo itu cuma anak angkat ya! " ucap saudara angkat Alia yang bernama Cessi itu sambil mendorong Alia hingga Alia menabrak tembok.
