Permulaan

191 14 118
                                        

Rika : "apa kalian sudah siap?"

Luna : "sudah kok mah"

Luno : "sudah"

Luna : "yuk mah nanti telat, buruan mah!"

Rika : "yah sabar-sabar Luna"

Perkenalkan namaku Hoshi Luna. Wanita muda seperti anak kuliahan yang mengantarkan aku dan adikku itu Mama ku Hoshi Rika. Oh, ya! Jangan lupa dengan adikku Hoshi Luno.

Luna : "papa Luna, Luno, dan Mama pergi dulu ya pah"

Lus : "Iya hati-hati di jalan"

Dia adalah papaku Hoshi Lus, parasnya seperti seorang bapak-bapak umum, beda dengan Mama ku yang modis dan tau trend.

Gini-gini mamaku dan aku suka dibilang kakak beradik, memang sih umur Mama ku terbilang hampir tua karena sudah menginjak berkepala tiga dan sebentar lagi berkepala empat!

Tapi paras mamaku seperti anak kuliahan atau SMA.

Lanjut ke cerita, setelah berpamitan kami masuk ke dalam mobil dan mamaku membawa mobil melesat menuju sekolahku dan sekolah adikku.

Adikku masih menginjak 8 SMP dan aku 11 SMA, umur kami berselisih satu tahun dan..

Mengapa sekolah kami berselisih 2 tahun??

Simpel...

Itu karena adikku penakut, sudah itu aja

Hm? Mau penjelasan yang lengkap? Boleh-boleh saja sih

Mungkin sekitar aku menginjak kelas 1 SD dan adikku TK. Dimulai dari aku les berbagai macam mata pelajaran karena aku les privat semua mata pelajaran bersama adikku.

Adikku belajar membaca dan menulis, cara dia berbicara sudah bagus dari dulu sedangkan aku butuh waktu lama untuk bisa lancar ngomong:v

Haduh lanjut-lanjut, tulisan adikku itu indah...seperti kecer ayam Eh(?) Ceker ayam maksudnya

Iyaps tulisan adikku seperti tulisan dokter yang sangat tak bisa ku pahami apa yang ditulisnya itu Haha

Lanjut, karena aku les berbagai macam pelajaran dan pr yang menumpuk (ini SD ya) adikku Luno langsung takut dan tak mau masuk sd

What the--

Akhirnya Luno nganggur di rumah selama 1 tahun dengan kerjaannya main tablet nonton, malas-malasan.

Setelah dibujuk dengan ceramahan pelan lemah lembut, ia sempat merajuk sambil menatapku imut

Erghh nande, Anata kawaii :3

Akhirnya adikku mau masuk SD dan dia bilang rupanya SD nggak separah itu (padahal dia yang udah kegeeran dari awal)

Ia langsung bisa beradaptasi di sekolah biarpun ia amat canggung.
Adikku itu pintar, cepat tangkap, dan dewasa. Tetapi ia punya kelemahan yaitu...

Luna : "Eh, Luno"

Luno : "hn?--" (menoleh)

Kelemahan nya yaitu mudah geli di bagian leher belakang dan pinggang yang kanan kiri tepi itu loh

Itu aku niatnya megang leher belakang nya menggunakan tangan mau tau mengapa aku tak menggunakan kepalaku untuk bersandar di belakang lehernya? Karena...

Jika ku pegang daerah yang sensitif akan gelitik itu ia akan menekuk lehernya ke belakang sambil menahan rasa kegeliannya.

Hehe imut :3

Setelah aku melakukan tindakan tersebut terdapat persimpangan empat di kepalanya dengan wajah merah padam entah itu malu atau marah.

Luno: "Onee Chan! Hmpph"

My Tsundere Little BrotherStories to obsess over. Discover now