1

587 58 0
                                        


Sulit, itu yang selalu muncul dalam fikiran ku. Andai waktu bisa di ulang kembali dimana semuanya berjalan lancar dan utuhh.

Jungkook pov

"Yakkk!!...kim yeri apa yang kau lakukan di sana, kau ingin membuat ku malu heohh" ucap jungkook sedikit memekik

"Gadis itu tak pernah berhenti bertingkah aneh, mengapa aku tak berfikir dua kali saat aku menjadikannya kekasihku. Arghhh aku menyesal.." Gumam jungkook namun tak terdengar dengan yeri

Autor pov

Jam bermerek yang melingkar di pergelangan tangan jungkook sudah menunjukan pukul lima sore, membuat mata jungkook sedikit melebar dan segera berteriak ke arah gadis yang masih berstatus kekasihnya itu.

Jungkook pov

"Yer mau sampai kapan lihat ini sudah sore, sebaiknya kita pulang. Angin malam tidak baik, kau bisa memahami kata kata ku kan??.."

Hayolahhh aku sudah berjanji dengan mina nuna malam ini~ batin jungkook yang gelisah

Yeri pov

" kau pulang saja duluan, aku bisa pulang naik bus atau taxi mungkin." Kata yeri sambil tersenyum getir.

" kau yakin??.." balas pria yang berstatus kekasih ku itu

" Emmm~(gumam ku sambil tersenyum) . Pulang lah aku bisa pulang sendiri tidak perlu khawatikan diriku" walaupun kau tak lagi khawatir pada ku seperti saat itu.

Aku tau kau ingin bertemu dengan mina eonie malan ini. Batin yerii

" kalau begitu aku pulang" balas nya

Kau meninggal kan ku tanpa ada sepatah kata untuk kekasimu, miris sekali aku ini. Apa aku terlalu memaksanya agar tetap menjadi kekasih ku~ ( batin yeri sambil tersenyum miris)

" Jangan pulang terlalu malam. Jika terjadi sesuatu hubungi aku " ucapnya tanpa membalikan badannya dan meneruskan langkahnya

Aku hanya mengangguk saja sebagai jawabanku yang takan terlihat oleh pandangannya yang menatap ke arah depan tanpa menatap ku ke arah tepat berada di belakangnya..

.

.

.

.
Autor pov

yeri masih berada di tempat tadi yang ia kunjungi bersama kekasihya, Sungai Han. Malam sudah menunjukan pukul delapan malam, namun gadis cantik nan imut itu tidak melangkah sedikit pun dari tempat itu.

Yeri pov

" Haruskah aku..."

Durtt...durtt...

(Omma calling...)

" Halo .."

" yeri, kau dimana ini sudah malam nak pulanglah..."

" aku di Sungai Han omma "

"Apa jungkook bersama mu di sana"

" Nde omma, dia bersama ku di sini"

" syukurlah jika ada jungkook bersama mu, aku jadi tidak terlalu khawatir "

"...."

" omma akan ke luar kota malam ini, jika kau pulang bersama jungkook ajaklah dia untuk makan dulu sebelum pulang. Ibu sudah menyiapkan semuanya, kau hanya tinggal memanaskannya..arraseoyo.."

" Nde omma..."

" kalau gitu omma tutup, sampaikan salam omma untuk jungkook "

Tut...tutt...tutt

Autor pov

Huhhh...menarik nafas panjang yeri melihat ke atas langit yang mendung dan sebentar lagi akan turun hujan

Yeri pov

" mian..omma aku berbohong lagi.."

Rintik rintik hujan mulai turun dari atas awan, aku sungguh membenci situasi ini. Dengan hati seperti ini dan cuaca seperti ini aku hanya bisa mengehela nafas saja.

" mengapa sulit sekali melangkahkan kaki ku dari tempat ini "

Tiba tiba ada suara dari pria yang datang dan mengejutkan ku.

" Itu tidak sulit,, mau ku bantu agar tidak sulit yerime..." ucap pria itu

Ku arahkan pandangan ku ke arah nya, ke dua sudut ku terangkat ke atas..

" yakkk.... kemana saja kau selama ini" pekik ku sambil tersenyum lebar ke arahnya
.
.
.
Bersambung....

Your ChoiceDonde viven las historias. Descúbrelo ahora