"Tempat yang indah dan nyaman." Ucap Putri Shi Yue.

"Kau memang benar, disini memang nyaman." Jawab Xi Xi tiba-tiba.

Shi Yue menoleh dan melihat Xi Xi yang berdiri dibelakangnya. Xi Xi tersenyum manis dan dibalas senyuman yang tak kalah manisnya dari Shi Yue.

"Jadi, kenapa kau datang kesini tiba-tiba?" Tanya Xi Xi sambil duduk dikursi dan diikuti Shi Yue.

"Aku ingin mengajakmu keluar, kudengar hari ini ada perayaan diibukota Dan disana pasti toko-toko itu akan mengeluarkan perhiasan-perhiasan baru." Ucap Shi Yue dengan semangat.

Xi Xi termenung sebentar lalu menatap Shi Yue dan mengangguk tanda setuju. Shi Yue sangat senang dan memeluk Xi Xi.

"Kita akan bertemu di Danau Li." ucap Shi Yue dan berlalu pergi.

Xi Xi melihat kepergian Shi Yue dengan diam dan berlalu pergi kembali keruangannya.

"Apa nyonya akan pergi?" tanya JingHuan setelah melihat Xi Xi
masuk keruangan pil.

Xi Xi hanya mengangguk dan meneruskan membuat pil.

Tak lama, seseorang berpakaian hitam bercadar muncul dibelakang Xi Xi. Orang itu berlutut memberi hormat pada Xi Xi.

"Bagaimana?" tanya Xi Xi.

orang itu berdiri dan menjawab Xi Xi.

"Kami mendapatkan sebuah tempat yang cocok dan sesuai dengan apa yang nona cari." jawab orang itu, Huo Fe

Xi Xi tersenyum dan mengambil pil yang sudah jadi dari kuali.

"Tapi.." ucap Huo Fe menggantung

Xi Xi mengernyit, dia berbalik dan melihat Huo Fe yang sedikit ragu.

(Huo Fe : salah satu dari 15 anggota utama sekte bayangan.)

"Katakan." ucap Xi Xi datar

Huo Fe buru-buru berlutut dan meminta maaf.

"Maafkan kami nona, tapi tempat itu berada diujung kota tepat jalan menuju memasuki kota." jelas Huo Fe

"Bukannya itu yang kuminta(?)"

"Tapi pemilik tempat itu adalah Sekte Iblis yang dipimpin oleh Guru tanpa nama." Lanjut Huo Fe yang berhasil membuat Xi Xi kaget.

"Sekte Iblis?" beo Xi Xi

"Benar nona."

Xi Xi termenung dan menyuruh Huo Fe kembali kekelompoknya. Xi Xi duduk dikursi dan menatap halaman luar diluar jendela, Xi Xi terlihat berfikir keras soal ini.

JingHuan yang melihat nyonyanya berfikir keras hanya duduk santai dan melihat-lihat dua rak besar yang penuh pil-pil langka dan tingkat tinggi.

"Apa rencana nyonya?" tanya JingHuan melihat Xi Xi yang tiba-tiba berdiri.

"Gu Li" panggil Xi Xi tiba-tiba

seorang berpakaian hitam seperti Huo Fe tiba-tiba muncul dan berlutut menghadap Xi Xi.

"Orang ini menunggu perintah nona." hormat Gu Li

"Cari tau tentang Sekte Iblis dan Guru tanpa nama ini." perintah Xi Xi.

(Gu Li : salah satu dari 15 anggota utama sekte bayangan.
nanti akan ada chapter sendiri untuk daftar nama" tokoh.)

"Laksanakan." jawab Gu Li dan segera pergi melaksanakan tugas yang diberikan Xi Xi.

Xi Xi kembali duduk dan berfikir lagi. Dulu dia tak pernah terfikirkan untuk mencari tau tentang Sekte Iblis. Xi Xi tidak pernah perduli tentang hal lain selain Sekte miliknya dan hal pribadinya.

Xi Xi tidak pernah mencari tau lebih dalam tentang Sekte lain.

"Apa nyonya kan tetap untuk membeli tempat itu?" tanya JingHuan

"Tempat itu adalah tujuanku. Karna tempat itu akan menjadi tempat untuk kemajuan Sekte Bayangan." Jelas Xi Xi

"Du Herb Hall tidak cukup untuk menjadi penyokong Sekte Bayangan. Lambat laun Sekte Bayangan akan runtuh jika tidak ada penyokong lain." lanjut Xi Xi

"Bukankah Sekte Bayangan sudah mendapat pengakuan dan ditakuti oleh sekte-sekte lain? mereka tak akan berani memprovokasi kami." ucap JingHuan

"Lagi pula Sekte Iblis bukanlah hal yang bisa kita ganggu." lanjut JingHuan

"Hm aku tau, tapi aku akan tetap mencari tau hal ini. Karna tempat itu yang terdekat dengan Du Herb Hall dan tempat itu sangat strategis." Jelas Xi Xi

JingHuan masih tidak mengerti rencana Xi Xi. Xi Xi yang melihat ekspresi JingHuan yang belum paham mendengus kesal dan keluar ruangan pil sambil membawa beberapa botol yang berisil pil yang disulingnya tadi.

"An Ru" panggil Xi Xi

"Pelayan ini menghadap." ucap An Ru

"Pergi dan berikan ini pada anggota utama Sekte Bayangan. Dan berikan semua pil dikotak yang saya letakkan dimeja kamar untuk anggota Sekte Bayangan." perintah Xi Xi

"Baik nona, Pelayan ini akan pergi laksanakan perintah." jawab An Ru dan bersiap pergi.

"Tunggu, bawa pil ini, berikan juga pada An Lu. Ini akan meningkatkan daya kultivasi kalian." ucap Xi Xi

An Ru terdiam sejenak lalu mengambil pilnya, An Ru membungkuk berterima kasih pada Xi Xi.

An Ru selalu menerima kebaikan nonanya ini, membuatnya semakin menghormatinya dan bersumpah akan selalu menjaganya dan melayaninya seumur hidupnya sampai kegenerasi-generasi berikutnya.

Begitu pula dengan anggota Sekte Bayangan, selalu menerima kebaikan dari tuannya, dan bersumpah akan terus mengabdikan diri dibawah pimpinan Xi Xi.

Wu Xi XiOù les histoires vivent. Découvrez maintenant